Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prakiraan Cuaca Saat Arus Balik di Jabar Hari Ini Masih Berawan
Potret langit berawan gelap (pexels.com/Juan Pablo Serrano)
  • Cuaca di Bandung dan sekitarnya pada Selasa didominasi awan tanpa hujan, suhu berkisar 17–29°C dengan kelembapan tinggi yang membuat aktivitas warga tetap nyaman.
  • BMKG memprediksi hujan merata di hampir seluruh wilayah Jabar pada Rabu hingga Kamis, disertai potensi petir, angin kencang, serta kabut di daerah dataran tinggi.
  • Kecepatan angin mencapai 26 km/jam di beberapa kota seperti Sukabumi dan Bekasi, sehingga masyarakat diminta waspada terhadap cuaca ekstrem dan selalu memantau informasi BMKG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Cuaca di Kota Bandung dan sekitarnya pada Selasa (24/3/2026) diperkirakan tak hujan dengan dominasi awan sejak pagi hingga malam hari. Berdasarkan data BMKG, kondisi langit berawan membuat intensitas sinar matahari tidak terlalu kuat sehingga aktivitas warga tetap terasa nyaman.

Suhu udara di Bandung berada pada kisaran 17 hingga 29 derajat Celsius. Pada pagi hari, udara terasa cukup dingin khas wilayah dataran tinggi, lalu berangsur hangat saat siang, namun tidak menyengat karena tertutup awan. Tingkat kelembapan udara pun cukup bervariasi, yakni antara 31 hingga 93 persen, membuat suasana terasa lebih lembap terutama pada pagi dan malam hari.

Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas masyarakat, baik bekerja, bersekolah, maupun kegiatan luar ruangan lainnya. Meski begitu, warga tetap diimbau menjaga kondisi tubuh karena perubahan suhu dalam satu hari cukup terasa.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu menuturkan, hujan yang ada dipicu kelembapan tinggi dan dinamika atmosfer yang aktif. “Potensi hujan merata hampir di seluruh wilayah, terutama siang hingga malam, bahkan bisa berlanjut sampai dini hari,” ujar Teguh.

1. Pada Rabu hujan merata di sejumlah daerah

tetesan air hujan di jendela (pexels.com/Sami Aksu)

Pada Rabu (25/3), hujan diprakirakan turun sejak siang hingga malam di sebagian besar wilayah. Wilayah yang mengalami hujan ringan hingga sedang di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi,Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran

Wilayah tengah: Sumedang, Majalengka, Kuningan dan Cianjur

Wilayah dengan potensi hujan lebat disertai petir (sore–malam) yaitu, Bogor, Kota Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, dan Subang Sementara itu, wilayah pesisir utara seperti Indramayu dan Cirebon cenderung mengalami hujan pada malam hingga dini hari.

"Hampir tidak ada wilayah yang benar-benar bebas hujan pada hari tersebut meski beberapa daerah berpotensi mengalami jeda hujan pada pagi hingga siang," ujar Teguh.

2. Pada Kamis akan ada suhu ekstrem dan kabut muncul

ilustrasi cuaca yang panas (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Memasuki Kamis (26/3/2026) hingga Jumat pagi (27/3/2026), hujan masih terjadi dengan intensitas bervariasi, di mana wilayah yang masih dominan hujan adalah Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Sedangkan daerah dengan potensi angin kencang dan udara kabur di antaranya Bekasi, Karawang, Subang, serta Sukabumi.

Adapun wilayah dengan suhu relatif panas pada siang hari adalah Ciamis dan Kota Banjar (hingga 32°C), Indramayu, Cirebon, serta Depok.

Selain itu, kabut berpotensi muncul pada dini hari di wilayah dataran tinggi seperti Bandung, Garut, dan Cianjur. Suhu udara berkisar antara 15 hingga 32 derajat Celsius.

3. Dua hari ke depan angin kencang dan cuaca ekstrem perlu diwaspadai

ilustrasi kepanasan di mobil (freepik.com/pvproductions)

Selain hujan, angin juga menjadi faktor penting dalam periode ini. Kecepatan angin di Jawa Barat berkisar antara 4 hingga 26 km/jam. Beberapa wilayah dengan angin cukup kencang antara lain:

  • Sukabumi hingga 24 km/jam

  • Bekasi sekitar 20 km/jam

  • Subang dan Tasikmalaya hingga 19 km/jam

  • Karawang dan Cirebon sekitar 17 km/jam

Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan seperti pohon tumbang, debu beterbangan, hingga jarak pandang berkurang saat hujan. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan atau bepergian pada malam hingga dini hari.

“Selalu perhatikan update cuaca terbaru dari BMKG dan siapkan langkah antisipasi,” kata Teguh.

Editorial Team