Bandung, IDN Times - Polrestabes Bandung mengungkap modus YouTuber prank bantuan Sampah Ferdian Paleka, Tubagus Fahddinar, dan M. Aidil kepada warga Kota Bandung Jumat (1/5). Ketiganya melakukan perbuatan tersebut untuk menambah subscriber.
Kapolrstabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna mengatakan, modus dari ketiga pelaku adalah membuat sebuah konten yang mencemarkan nama baik dan untuk mengambil keuntungan dengan mengunggah video tersebut ke kanal YouTube resminya.
"Mereka meng-upload atau mencemarkan nama baik pelapor untuk mendapatkan keuntungan dan mereka iseng untuk menaikkan followers di YouTube," ujar Ulung pada awak media di Polrestabes Bandung, Jumat (8/5).
