Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polresta Bandung Amankan Sepuluh Terduga Preman, Beredar Jelang Buka Puasa
Polresta Bandung Amankan 10 Diduga Preman, Sering Beredar Jelang Buka Puasa. Dok Polresta Bandung
  • Polsek Majalaya menggelar operasi premanisme menjelang buka puasa di Kecamatan Majalaya untuk menjaga keamanan warga saat ngabuburit.
  • Operasi menyasar potensi kejahatan jalanan seperti begal, pungutan liar, dan aksi kriminal C3 di titik-titik ramai lalu lintas.
  • Sebanyak sepuluh terduga preman diamankan, didata, dan dibina agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kepolisian Sektor (Polsek) Majalaya menggelar operasi premanisme menjelang waktu berbuka puasa di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (24/2/2026) sore. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno.

Operasi dilakukan sekitar pukul 16.00–17.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan piket fungsi. Polisi menyasar sejumlah titik aktivitas warga dan jalur lalu lintas yang ramai menjelang magrib.

1. Antisipasi kejahatan jalanan saat aktivitas ngabuburit

Polresta Bandung Amankan 10 Diduga Preman, Sering Beredar Jelang Buka Puasa. Dok Polresta Bandung

Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno mengatakan operasi digelar untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama saat warga beraktivitas menjelang berbuka puasa.

Menurutnya, waktu sore hari rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan jalanan karena banyak masyarakat berada di luar rumah, baik untuk berbelanja takjil maupun perjalanan pulang kerja.

“Tujuannya mengantisipasi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.

2. Sasar begal hingga aksi kriminal lainnya

Polresta Bandung Amankan 10 Diduga Preman, Sering Beredar Jelang Buka Puasa. Dok Polresta Bandung

Dalam kegiatan tersebut, polisi juga menekan potensi aksi kriminalitas seperti begal maupun C3 (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Petugas melakukan patroli sekaligus pemeriksaan terhadap orang-orang yang dicurigai melakukan pungutan liar maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di jalan.

3. Bakal dapat pembinaan

Ilustrasi preman yang diamankan Polda NTB dan Polres jajaran. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dari hasil operasi, polisi menjaring sepuluh orang yang diduga melakukan praktik premanisme. Mayoritas berprofesi sebagai juru parkir, serta beberapa lainnya buruh dan pengamen.

Mereka kemudian didata, didokumentasikan, dan diberikan pembinaan agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Dilakukan pendataan dan pembinaan supaya tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Suyatno.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Majalaya dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.

Editorial Team