Umuh Muchtar Datang ke Latihan Pemain Suntik Mental Jelang Lawan PSM. IDN Times/Debbie Sutrisno
Diketahui, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar meminta agar Bobotoh tertib saat menonton langsung laga, Persib Bandung melawan Persijap Jepara.
Kesempatan emas untuk memenangkan laga tersebut, dikatakan Umuh, jangan sampai berbuntut sanksi karena ulah dari Bobotoh itu sendiri. Dia juga meminta agar euforia kemenangan dilakukan setelah pertandingan selesai.
"Jangan sampai juara kita hangus karena oknum, jangan ada flare (di dalam stadion), kalau sudah beres mungkin bisa. Kalau pertandingan jangan ada kejadian lagi seperti lawan Solo, kita sudah menang ada flare kita didenda," jelasnya.
Persib Bandung sempat dikenakan sanksi denda dari Rp200 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI usai laga penutup 2024/2025 melawan Persis Solo di Stadion GBLA. Denda diberikan karena terjadi penyalaan flare, smoke bomb, dan petasan dalam jumlah banyak yang membuat pertandingan sempat terhenti.
Selain itu, Persib juga dijatuhi sanksi berat oleh AFC berupa denda sekitar Rp3,5 miliar setelah laga AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC pada Februari 2026 di Stadion GBLA. Penyebab utamanya karena kerusuhan dan pelanggaran suporter, meski Persib saat itu menang 1-0.
"Waktu di AFC kita didenda 3,5 miliar, kasihan ke Persib. Bobotoh sejati harus mengerti dan menyayangi Persib. Saya yakin Bobotoh semua baik dan dewasa, cuma ada oknum yang tidak jelas," kata Umuh.
"Kalau Bobotoh asli seperti saya, selama 16 tahun tidak manager 16 tahun saya bertahan demi Persib," ucapnya.