Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Gerebek Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba
Polisi Gerebek Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba
  • Polisi menggerebek kawasan Saritem, Bandung, pada 9 Oktober 2026 dengan 300 personel untuk memberantas dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
  • Petugas menyisir rumah kontrakan, menggeledah ruangan, memeriksa warga, serta melakukan tes urine; hasil positif dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk pemeriksaan lanjutan.
  • Dalam operasi, polisi menemukan bong dan sabu serta menyatakan puluhan orang positif narkoba. Razia serupa akan dilanjutkan di permukiman rawan yang masuk target operasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi datang ke Saritem di Bandung pada Jumat sore. Banyak polisi memeriksa rumah kontrakan dan orang-orang di sana. Polisi menemukan alat isap dan sabu. Puluhan orang dites urine, lalu ada yang positif narkoba. Mereka dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lagi. Polisi akan terus memeriksa tempat lain yang diduga ada narkoba.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penggerebekan di Saritem menunjukkan upaya terukur kepolisian dalam menindak dugaan penyalahgunaan narkotika melalui penyisiran, pemeriksaan barang, dan tes urine di lokasi. Prosedur yang membolehkan warga dengan hasil negatif pulang juga mencerminkan pemeriksaan yang dibedakan berdasarkan temuan, sementara barang bukti dan hasil positif ditindaklanjuti secara intensif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times – Polisi menggerebek kawasan Saritem, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Jumat (9/10/2026) petang. Operasi ini dilakukan untuk memberantas peredaran narkotika sekaligus menindak kawasan yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba.

Pantauan di lokasi, puluhan petugas menyisir sejumlah rumah kontrakan. Aparat menggeledah berbagai sudut ruangan, mulai dari lemari, kolong kasur, hingga sela-sela dinding. Petugas juga memeriksa barang bawaan masyarakat dan melakukan tes urine di tempat.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk memberantas kampung narkoba. Sebanyak 300 personel dikerahkan dalam penggerebekan tersebut.

1. Polisi menyisir rumah kontrakan dan periksa warga

Polisi Gerebek Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba

Penggerebekan dipimpin Kasat Resnarkoba Polrestabes Bandung, Kompol Oliestha Ageng Wicaksana. Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa sejumlah orang yang berada di lokasi, termasuk menanyakan dugaan penggunaan narkotika.

"Pakai barang apa kamu?" tanya Oliestha kepada salah seorang yang tengah diperiksa.

Petugas juga melakukan tes urine untuk mengetahui kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Hasil pemeriksaan tersebut langsung disampaikan kepada orang yang menjalani tes.

Mereka yang hasil tes urinenya negatif diperbolehkan pulang. Sementara itu, orang yang dinyatakan positif dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

2. Polisi temukan alat isap dan sabu

Polisi Gerebek Saritem Bandung, Puluhan Orang Positif Narkoba

Dedi mengatakan, dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang ditemukan di antaranya alat isap atau bong dan sabu.

Selain mengamankan barang bukti, polisi melakukan tes urine terhadap puluhan orang di lokasi. Dari pemeriksaan tersebut, sejumlah orang dinyatakan positif narkoba.

"Hasilnya tadi ada bong, ditemukan bong, kemudian sabu, kemudian puluhan orang juga kami melakukan sidak tes urine di tempat dan hasilnya positif," kata Dedi di lokasi.

Orang-orang yang dinyatakan positif kemudian dibawa ke Mapolrestabes Bandung. Polisi akan memeriksa mereka secara intensif, termasuk mendalami asal-usul narkotika yang dikonsumsi.

"Untuk selanjutnya nanti akan kita lakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolrestabes," ujarnya.

3. Polisi bakal rutin merazia kawasan rawan narkoba

Dalam Dua Bulan 593 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diringkus Polda. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dedi menegaskan, operasi pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan di Saritem. Kepolisian berencana melanjutkan razia di sejumlah kawasan permukiman yang masuk target operasi karena diduga rawan penyalahgunaan narkotika.

"Nanti akan kita terus berlanjut tentunya kampung-kampung ataupun pemukiman-pemukiman yang sudah masuk target operasi yang mana rawan terhadap," ucapnya.

Melalui operasi tersebut, polisi berupaya menindak penyalahgunaan narkotika sekaligus menelusuri kemungkinan adanya peredaran barang terlarang di kawasan yang menjadi sasaran operasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article