Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Podomoro Park dan BRI Panaskan Pasar Properti Bandung Lewat Expo 2026
Peluncuran Program BRI Cpnsumer Expo 2026 dan Peresmian Clubhouse Giri Prianka. (Dok.Istimewa)
  • Podomoro Park Bandung dan BRI menggelar BRI Consumer Expo 2026 untuk menghidupkan kembali pasar properti Bandung lewat kombinasi fasilitas kawasan, produk baru, dan promo pembiayaan menarik.
  • Podomoro Park memperkenalkan hunian fleksibel Kyabin hasil kolaborasi dengan Shimizu Corporation, dirancang untuk keluarga muda dan investor dengan konsep rumah tumbuh serta insentif PPN 100 persen.
  • BRI menawarkan skema KPR agresif melalui program 'Satu Bank Untuk Semua' dengan bunga mulai 1,75 persen, menegaskan peran pembiayaan sebagai kunci persaingan di pasar properti Bandung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pasar properti Bandung kembali memanas. Lewat gelaran BRI Consumer Expo 2026: Sehari di Giri Prianka, Podomoro Park Bandung bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mencoba mendorong geliat pasar hunian lewat kombinasi fasilitas kawasan, produk baru, dan promo pembiayaan agresif.

Digelar selama dua hari pada 25–26 April 2026 di Clubhouse Giri Prianka, Podomoro Park Bandung, acara ini bukan sekadar pameran properti biasa. Kolaborasi ini jadi panggung bagi Podomoro Park Bandung dan BRI untuk menunjukkan bahwa pasar properti Bandung masih punya daya tarik kuat, baik untuk end-user maupun investor.

Momentum ini juga dipakai untuk menegaskan arah baru pasar properti: bukan lagi sekadar jual rumah, tapi menjual ekosistem hidup, potensi investasi, dan akses pembiayaan yang lebih ringan.

1. Bangun ekosistem, bukan sekadar jual rumah

Regional Marketing Director Agung Podomoro Land, Tedi Guswana menyampaikan kata sambutannya pada acara “BRI Consumer Expo 2026: Sehari di Giri Prianka”, Minggu (26/4/2026). (Dok.Istimewa)

Podomoro Park Bandung memanfaatkan BRI Consumer Expo 2026 untuk menegaskan positioning-nya sebagai kawasan hunian terintegrasi yang tak hanya menjual rumah, tapi juga gaya hidup.

Hal itu ditegaskan Regional Marketing Director Agung Podomoro Land, Tedi Guswana, yang menyebut pengembangan Podomoro Park Bandung kini difokuskan pada pembentukan ekosistem kawasan yang lebih matang, lengkap, dan hidup.

Menurut Tedi, Podomoro Park Bandung saat ini tak lagi hanya menawarkan unit hunian, tetapi mulai menunjukkan bentuk kawasan yang lebih utuh—mulai dari fasilitas, lingkungan, hingga komunitas yang terus tumbuh.

“Kami terus membangun Podomoro Park Bandung sebagai kawasan yang bertumbuh menjadi ekosistem kehidupan yang lengkap. Hari ini, masyarakat dapat melihat langsung bagaimana fasilitas telah hadir, lingkungan semakin terbentuk, dan komunitas terus berkembang. Peresmian Clubhouse Giri Prianka menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan fasilitas yang menunjang kualitas hidup penghuni,” ujar Tedi.

Pesan ini diperkuat lewat peresmian Clubhouse Giri Prianka yang menjadi salah satu highlight acara. Kehadiran fasilitas ini diposisikan sebagai simbol bahwa Podomoro Park Bandung ingin bermain lebih jauh dari sekadar menjual rumah: mereka menjual pengalaman tinggal.

2. Bidik investor dan passive income

Director of Shimizu Investment Indonesia, Hiroyuki Tominaga menyampaikan kata sambutannya sekaligus melakukan peluncuran Kyabin pada acara “BRI Consumer Expo 2026: Sehari di Giri Prianka”, Minggu (26/4/2026). (Dok.Istimewa)

Selain memperkenalkan fasilitas kawasan, Podomoro Park Bandung juga meluncurkan produk hunian baru bernama Kyabin. Produk ini jadi salah satu amunisi utama untuk menangkap pasar yang kini makin selektif dalam membeli properti.

Berbeda dari hunian konvensional, Kyabin diperkenalkan sebagai rumah fleksibel dengan konsep “rumah tumbuh”, yang bisa disesuaikan kebutuhan pemilik dan bahkan dikembangkan menjadi properti sewa seperti kos-kosan.

Tedi menyebut, konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar yang tak hanya mencari tempat tinggal, tetapi juga instrumen investasi yang lebih adaptif.

“Kyabin kami hadirkan sebagai hunian fleksibel yang dapat dirancang sesuai keinginan, hingga dapat dikembangkan menjadi kos-kosan yang membuka peluang investasi dengan potensi passive income, didukung captive market yang kuat dari mahasiswa Telkom University, Satu University by Binus, hingga Poltekpar NHI,” jelasnya.

Produk ini lahir dari kolaborasi Podomoro Park Bandung dengan Shimizu Corporation. Director of Shimizu Investment Indonesia, Hiroyuki Tominaga, mengatakan Kyabin dirancang sebagai kelanjutan dari respons pasar positif terhadap proyek sebelumnya seperti Hanami dan Hinoki.

Menurut Hiroyuki, Kyabin dibawa dengan positioning yang lebih relevan untuk keluarga muda dan investor, terutama dengan konsep rumah tumbuh dan insentif PPN 100 persen yang dinilai cukup menarik di tengah pasar yang sensitif terhadap harga.

“Sejak kemitraan resmi yang terjalin tahun lalu, kami berkomitmen menghadirkan hunian terjangkau dengan fasilitas berkualitas bagi keluarga muda. Kesuksesan Hanami dan Hinoki menunjukkan tingginya minat pasar. Kini, kami menghadirkan Kyabin dengan konsep ‘rumah tumbuh’ serta insentif PPN 100%, yang kami yakini menjadi pilihan menarik bagi investor maupun end-user,” ujar Hiroyuki.

3. Berikan promo KPR agresif

Penampilan spesial penyanyi Salma Salsabil menutup kemeriahan acara “BRI Consumer Expo 2026: Sehari di Giri Prianka”, Minggu (26/4/2026). (Dok.Istimewa)

Di tengah pasar properti yang makin kompetitif, faktor pembiayaan masih jadi penentu utama. Di titik ini, BRI memainkan peran penting dengan membawa sederet promo kredit yang jadi daya tarik utama expo.

Regional CEO BRI Region 9 Bandung, Dewi Hestiningrum, menegaskan bahwa keputusan investasi properti hari ini harus dilakukan secara cermat. Namun menurutnya, Podomoro Park Bandung masih jadi salah satu opsi yang dinilai menjanjikan.

“Saya harapkan kita tidak salah memilih dalam berinvestasi, dan saya yakin Podomoro (Park Bandung) adalah pilihan yang tepat,” ujar Dewi.

Untuk memperkuat keyakinan pasar, BRI menghadirkan skema pembiayaan agresif lewat program bertajuk “Satu Bank Untuk Semua”. Lewat skema ini, calon pembeli ditawari KPR dengan bunga mulai 1,75 persen fixed satu tahun.

Tak hanya itu, tersedia pula program KPR take over dengan bunga mulai 3,95 persen berjenjang hingga 10 tahun, yang menyasar konsumen existing dari bank lain. Sementara di segmen kendaraan, BRI juga menawarkan KKB dengan bunga mulai 2,85 persen untuk tenor tiga tahun.

Skema ini menunjukkan bahwa perang pasar properti hari ini bukan hanya soal produk, tetapi juga soal siapa yang paling mampu memberi jalan pembiayaan paling ringan.

Melalui BRI Consumer Expo 2026, Podomoro Park Bandung dan BRI sama-sama mengirim pesan yang jelas: pasar properti Bandung belum melambat. Justru, dengan kombinasi produk yang lebih fleksibel, fasilitas kawasan yang matang, dan pembiayaan agresif, persaingan pasar diprediksi akan makin panas sepanjang tahun ini.

Editorial Team