Bandung, IDN Times - Fairatmos, perusahaan teknologi iklim dan Boston Consulting Group (BCG) baru saja merilis laporan berjudul "Climate Technology: Southeast Asia's Role in Combating Climate Change". Laporan ini cukup penting, utamanya dalam mengungkapkan peluang signifikan yang ditawarkan oleh solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions/NbS) di tengah berbagai tantangan di Asia Tenggara.
Laporan yang diluncurkan di Indonesia Future of Climate Summit 2023 ini mengungkapkan wawasan kritis tentang potensi yang belum dimanfaatkan dari Asia Tenggara dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui adopsi solusi berbasis alam.
Solusi-solusi ini mencakup beragam inisiatif, termasuk reboisasi, penanaman hutan, restorasi lahan basah, dan pertanian berkelanjutan, yang semuanya berkontribusi pada penyimpanan karbon dan konservasi biodiversitas.
