Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka. Retakan tanah yang semakin meluas membuat puluhan rumah rusak dan sebagian lainnya terancam.
Peristiwa ini mulai terdeteksi sejak 22 Februari 2026. Dalam sepekan terakhir, intensitas pergerakan tanah dilaporkan semakin meningkat hingga berdampak pada permukiman warga.
Camat Bantargadung, Syarifudin Rahmat, mengatakan pemerintah kecamatan bersama sejumlah pihak terus memantau perkembangan bencana tersebut.
“Selama satu peksn ini kami pantau. Kemarin Sabtu ternyata pergerakan tanahnya semakin intens dan mempengaruhi rumah-rumah yang rusak,” kata Syarifudin, Kamis (5/3/2026).
Data sementara mencatat terdapat 90 rumah terdampak dengan total 112 kepala keluarga (KK) atau 355 jiwa. Dari jumlah tersebut terdapat kelompok rentan yang turut terdampak, yaitu 10 ibu menyusui, 1 ibu hamil, 38 lansia, 8 penyandang disabilitas, dan 51 balita.
Kerusakan rumah bervariasi, mulai dari 36 rumah rusak berat, 18 rusak sedang, 20 rusak ringan, serta 27 rumah lainnya terancam terdampak.
