Bagi banyak orang, produk perbankan seperti tabungan, giro, dan deposito sering dianggap sama. Padahal, ketiganya punya fungsi, karakter, dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Kesalahpahaman ini kerap membuat seseorang salah memilih produk keuangan. Akibatnya, dana yang disimpan justru tidak optimal atau sulit digunakan sesuai kebutuhan.
Di tengah meningkatnya kesadaran finansial, memahami perbedaan dasar produk bank jadi langkah penting. Apalagi bagi milenial dan Gen Z yang mulai aktif mengatur keuangan sendiri.
Supaya tidak keliru lagi, berikut penjelasan singkat tentang tabungan, giro, dan deposito yang sering disalahpahami.
