Bandung, IDN Times — Upaya penguatan usaha mikro berbasis potensi lokal terus dilakukan di berbagai daerah, termasuk di kawasan Waduk Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Wilayah ini selama bertahun-tahun dikenal dengan persoalan eceng gondok yang tumbuh tak terkendali, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar.
Di tengah tantangan tersebut, eceng gondok justru berkembang menjadi bahan baku kerajinan bernilai ekonomi. Pelaku UMKM setempat mengolah tanaman air itu menjadi beragam produk, mulai dari tas, aksesori, hingga perabot rumah tangga yang memiliki pasar tersendiri.
Namun, perubahan tren konsumen dan tuntutan pasar yang semakin dinamis membuat pelaku UMKM perlu terus beradaptasi. Inovasi produk, pengelolaan usaha, hingga pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar usaha tetap berkelanjutan.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, program pemberdayaan kembali digulirkan untuk memperkuat kapasitas UMKM eceng gondok, salah satunya dengan mendukung upaya pelestarian lingkungan Waduk Rawa Pening, Kabupaten Semarang.
