Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membeberkan secara rinci efisiensi anggaran yang dihasilkan selama uji coba work from home (WFH) atau bekerja dari rumah pada November-Desember 2025 dengan dua mekanisme yang berbeda. Hasilnya, penghematan mencapai puluhan juta Rupiah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jabar, Dedi Supandi mengatakan, penghematan listrik dan operasional pendukung ASN saat menerapkan WFH berbeda-beda pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas.
Seperti Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar yang penghematannya relatif rendah karena memiliki server yang tidak dapat dimatikan saat WFH, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang mengelola fasilitas layanan publik.
"Jadi ada penghematan terendah, ada penghematan tertinggi. Setda Gedung Sate misalnya penghematan listriknya mencapai di Rp29.201.432 per bulan," ujar Dedi, Rabu (7/1/2026).
