Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemudik Padati Jalur Nagreg di H-2 Idulfitri, Polisi Terapkan One Way
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Jalur Nagreg di Kabupaten Bandung dipadati pemudik pada H-2 Idulfitri 2026, mendorong polisi menerapkan sistem one way sepenggal menuju Limbangan untuk mengurai kemacetan.
  • Kapolresta Bandung menyebut kebijakan one way sepenggal efektif memperlancar arus kendaraan dan menilai puncak arus mudik terjadi sejak Kamis dini hari hingga pagi.
  • Dinas Perhubungan mencatat sekitar 60 ribu kendaraan melintasi Jalur Nagreg hingga Kamis pagi, dengan prediksi puncak arus mudik jatuh pada H-2 Lebaran seperti tahun sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
18 Maret 2026

Arus mudik di jalur Nagreg meningkat pada malam hari. Lalu lintas sempat macet total namun segera terurai setelah ditangani kepolisian di wilayah Cikaledong.

19 Maret 2026

Sejak dini hari hingga pagi, puncak arus mudik terjadi dengan sekitar 60 ribu kendaraan melintasi jalur Nagreg. Polisi menerapkan sistem one way sepenggal sebanyak tiga kali menuju arah Limbangan untuk mengurai kemacetan.

H-2 Idulfitri

Volume kendaraan pemudik di Jalur Nagreg padat menjelang Lebaran. Pihak berwenang memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada periode ini, sama seperti tahun sebelumnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kepadatan arus kendaraan pemudik terjadi di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, pada H-2 Idulfitri 2026. Polisi menerapkan sistem one way sepenggal menuju arah Limbangan untuk mengurai kemacetan.
  • Who?
    Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono bersama jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung yang dipimpin Eric Alam Prabowo menangani pengaturan lalu lintas pemudik.
  • Where?
    Kepadatan terjadi di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, dengan penerapan one way menuju arah Limbangan, Kabupaten Garut. Pos pengawasan berada di Pos Pam Cikaledong.
  • When?
    Peristiwa berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, atau H-2 Idulfitri. One way diberlakukan beberapa kali hingga pukul 15.15 WIB.
  • Why?
    Kebijakan one way diterapkan karena meningkatnya volume kendaraan pemudik yang menyebabkan kemacetan di jalur utama Nagreg menjelang puncak arus mudik Lebaran.
  • How?
    Pihak kepolisian memberlakukan sistem one way sepenggal sebanyak tiga kali bekerja sama dengan Polres Garut. Arus dari Cileunyi hingga Rancaekek terpantau ramai lancar setelah penanganan dilakukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak mobil jalan di Nagreg karena orang mau pulang Lebaran. Jalannya jadi macet sekali. Polisi bikin aturan jalan satu arah supaya mobil bisa jalan lebih cepat ke Garut. Pak Polisi Aldi bilang sudah tiga kali dipakai dan berhasil. Sekarang mobil masih ramai tapi tidak semacet tadi malam. Semua orang ingin cepat sampai rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penerapan sistem one way sepenggal di Jalur Nagreg menunjukkan koordinasi yang efektif antara kepolisian dan dinas perhubungan dalam mengatur arus mudik. Meskipun volume kendaraan tinggi, kebijakan ini berhasil membuat lalu lintas lebih lancar dan cepat terurai. Kondisi ramai lancar di beberapa titik juga mencerminkan kesiapan petugas menghadapi puncak arus mudik dengan baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kendaraan pemudik Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung semakin padat di H-2 Idulfitri atau Kamis (19/3/2026). Dengan penuhnya kendaraan ini, polisi memberlakukan kebijakan one way sepenggal menuju arah Limbangan, Kabupaten Garut.

Meski begitu, jumlah pemudik yang melintasi jalur Nagreg pada Kamis (19/3/2026) lebih sedikit dibandingkan Rabu (18/3/2026) malam hingga dini hari. Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengatakan, hingga pukul 15.15 WIB aparat memberlakukan one way sepenggal bekerja sama dengan Polres Garut.

"Total hari ini sudah kami laksanakan sebanyak tiga kali, terlihat ini one way sepenggal ketiga, kendaraan begitu melaju cepat ke arah Limbangan," kata Aldi ditemui di Pos Pam Cikaledong, Kamis (19/3/2026).

1. Puncak arus balik terjadi hari ini dan kemarin

Pos Cikaledong Nagreg, Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Aldi menilai, one way sepenggal sangat efektif mengurai kemacetan di Limbangan sedangkan ekornya di pos PAM Cikaledong. Terkait puncak arus mudik, ia mengatakan sejak Kamis (19/3/2026) dini hari hingga pagi diperkirakan sudah mencapai puncak arus mudik.

"Tadi malam sampai tadi pagi jam enam subuh itu sepertinya puncaknya. Karena kalau kita lihat hari ini volumenya lebih sedikit dibanding tadi malam dan hari tadi," kata dia.

Sementara itu, arus lalu lintas dari gerbang tol keluar Cileunyi hingga Rancaekek terpantau ramai lancar.

2. Kemacetan sempat terjadi dini hari

Pos Cikaledong Nagreg, Kabupaten Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengatakan arus mudik di jalur Nagreg pada Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis (19/3/2026) dini hari mengalami peningkatan. Bahkan sempat terjadi kemacetan hingga kendaraan tidak dapat bergerak.

"Sempat terjadi stuck, walaupun memang hanya beberapa saat. Tapi cepat terurai karena memang sudah ditangani oleh kepolisian, Lintas di wilayah Cikaledong," kata dia.

3. Kepadatan kendaraan paling banyak terjadi hari ini

Ilustrasi Mudik Bareng Pertamina 2026. Dok: PT Pertamina (Persero)

Dia melanjutkan hingga Kamis (19/3/2026) pagi sekitar 60 ribu kendaraan telah melintasi jalur Nagreg. Apabila terus meningkat, maka diprediksi puncak arus mudik terjadi H-2 Lebaran tahun 2026.

"Kalau grafiknya stabil ataupun meningkat, bisa kami nyatakan bahwa puncak arus mudik kemungkinan terjadi hari ini di H-2 Lebaran. Ini sama dengan tahun kemarin, puncak arus mudik terjadi di H- 2 Lebaran sebanyak 142 ribu kendaraan," kata dia.

Editorial Team