Bandung, IDN Times - Kepemilikan saham Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka berpeluang diserahkan kepada pemerintah pusat. Pemprov menawarkan saham dilimpahkan ke Bandara Husein Sastranegara.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa ia sudah melakukan evaluasi bersama dengan Gubernur Dedi Mulyadi. Dalam evaluasi ini pemerintah daerah menilai pengembangan bandara membutuhkan waktu yang sangat panjang.
"Karena temponya cukup panjang. Pak Gubernur kemudian berpikir, salah satu alternatifnya untuk mempercepat pengembangan tujuan dari pembangunan Kertajati, memberikan pelimpahan dari provinsi ke pusat," ujar Dedi, Selasa (13/1/2025).
"Maksudnya saham yang dimiliki oleh provinsi di Kertajati yang dominan, itu dilepas, kemudian diserahkan ke pemerintah pusat," katanya.
