Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250807-WA0046.jpg
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Intinya sih...

  • Pemprov Jabar akan bangun Sekolah Maung di Purwakarta dengan aset hibah dari Pemkab Purwakarta ke Pemprov Jabar.

  • Proyek ini direncanakan dibangun di Tajug Gede, Cilodong, dengan fasilitas yang sudah sangat menunjang.

  • Sekolah Maung ini akan menyediakan enam jurusan, termasuk teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro dan kelautan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Proyek unit Sekolah Maung (Manusia Unggul) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat direncanakan dibangun di wilayah Kabupaten Purwakarta. Sekolah khusus tingkat SMK itu akan dibangun baru di lahan hibah dari Pemkab Purwakarta ke Pemprov Jabar.

Adapun lokasi persisnya di Tajug Gede, Cilodong, di mana ada sekitar sembilan hektare yang sudah disiapkan. Hal ini pun diberikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Purwanto. Dia memastikan, saat ini proses pembangunan tengah dipersiapkan.

"Ini lagi terus dikaji, karena kan fasilitasnya di situ sudah sangat menunjang. Ya, ada lapang, lapangannya sudah bagus, ada masjid, ada diorama, kalau jurusan pertanian di situ sudah ada tempat praktiknya gitu, sudah ada greenhouse dan lain sebagainya," kata Purwanto dikutip Rabu (21/1/2026).

1. Ada dua skema yang akan diterapkan

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Purwanto menjelaskan, ke depannya tidak menutup kemungkinan dibangun Sekolah Maung di daerah lainnya, salah satunya Cisarua, Kabupaten Bogor. Namun, hal itu dipastikan masih dalam rencana.

"Kami akan lihat nanti. Kemarin saya juga ke Cisarua di situ ada lahan yang bagus gitu kan ya. Sekolahnya luas gitu. Terus mungkin nanti kita lihat kabupaten-kabupaten lain yang potensi untuk bisa dikembangkan," ucapnya.

Untuk Sekolah Maung ini lanjut Purwanto, telah disiapkan dua skema. Yakni dibangun melalui Unit Sekolah Baru (USB), maupun meningkatkan sarana prasaran sekolah yang ada.

"Nanti sifatnya bisa sekolah baru. Kalau pandangan saya, nanti sifatnya bisa ada sekolah baru seperti yang akan dibangun itu atau sekolah yang sudah ada kami upgrade. Iya, di-upgrade misalnya SMA mana kami upgrade gitu ya yang memungkinkan dari sisi kajian nanti," ujarnya.

2. Seleksi siswa berprestasi akan libatkan kabupaten dan kota

Kepala Disdik Jabar, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dalam Sekolah Maung, ada enam jurusan yang disediakan yakni teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro dan kelautan. Untuk jurusan olahraga, Purwanto menjelaskan, konsepnya nanti diperuntukkan bagi anak yang bisa diseleksi dari pelbagai daerah.

"Atau yang siswa di situ nanti bisa kerja sama dengan kabupaten/kota untuk menyeleksi siswa-siswa berprestasi yang bisa dititipkan di situ," katanya.

Contohnya di Tajug Gede, Cilodong, Purwakarta. Di sana, menurutnya pernah menjadi tempat lahirnya pesepakbola profesional, salah satunya Fajar Faturrahman.

"Ada Fajar Faturrahman dulu dari situ lah ya, di Purwakarta itu. Terus ada beberapa pemain Persijap sekarang yang di Liga 1 juga berasal dari situ dulu dari lapangan itu latihannya," ungkapnya.

3. Purwakarta dipilih karena lahannya mendukung

Kepala Disdik Jabar, Purwanto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Alasan Purwakarta dipilih untuk Sekolah Maung pertama, kata Purwanto, karena memiliki tempat yang menunjang seperti sudah ada lapangan dan juga tempat untuk praktikum khususnya pertanian.

"Iya, di satu sekolah itu. Nah, itu. Sudah support itu fasilitasnya kayak lahan pertanian, itu sudah support, ada diorama pertanian. Kami secara bertahap akan memenenuhi kebutuhan-kebutuhannya," katanya.

Sekolah Maung di Purwakarta ini rencananya akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Editorial Team