Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berencana menerbitkan obligasi daerah atau pinjaman daerah yang ditawarkan kepada publik melalui penawaran umum di pasar modal. Pemprov Jabar membidik dana Rp2 triliun.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil mengatakan, obligasi daerah ini merupakan pilot project dari pemerintah pusat yang dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan melalui sumber pendanaan lainnya.
"Rencana obligasi daerah ini nantinya bisa dalam bentuk konvensional atau syariah ke sukuk atau surat berharga komersial berbentuk sertifikat hak milik," ujar Emil, Selasa (4/7/2023).