Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Pertimbangkan Pembukaan Bandung Zoo Saat Libur Lebaran 2026
Kunjungan masyarakat ke Bandung Zoo saat libur Nataru. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Pemkot Bandung tengah mengkaji pembukaan kembali Kebun Binatang Bandung saat libur Lebaran 2026 dengan sistem terbatas dan gratis, sambil memastikan keamanan serta kesejahteraan satwa.
  • Proses seleksi pengelola baru masih berlangsung ketat, melibatkan berbagai pihak, dengan fokus pada pelestarian lingkungan, perlindungan pegawai, dan warisan sejarah kebun binatang.
  • Kota Bandung diprediksi menjadi destinasi wisata paling ramai selama libur Lebaran 2026 dengan sekitar 4,16 juta pengunjung, disusul kawasan Puncak Bogor dan Lembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung mempertimbangkan untuk membuka kembali Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) pada momen libur Lebaran 2026 secara terbatas. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan tetap akan memperhatikan keamanan, kebersihan serta kesejahteraan satwa apabila kebun binatang tersebut kembali dibuka untuk publik.

“Kita akan lihat situasi. Saya mengerti banyak masyarakat yang akan libur ke Bandung Zoo,” kata Farhan akhir pekan kemarin.

Ia mengaku saat ini Pemkot Bandung masih melakukan kajian dengan pihak terkait sebelum memastikan Kebun Binatang Bandung dapat kembali dibuka bagi wisatawan pada momen lebaran.

“Kalaupun sampai dibuka, maka tetap akan dibuka secara gratis, tapi waktunya terbatas,” kata dia.

1. Pengelola masih dalam tahap seleksi

Kondisi tempat wisata Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) saat akhir pekan, Minggu (4/1/2026). IDN Times/Debbie Sutrisno

Farhan menyebut dengan luas sekitar 11,7 hektare, Kebun Binatang Bandung dinilai memiliki peran strategis sebagai kawasan hijau di tengah kepadatan wilayah perkotaan. Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan hingga saat ini belum ada progres terkait penunjukan pengelola baru untuk Bandung Zoo karena proses seleksi dilakukan secara ketat.

Menurut dia, tim seleksi melibatkan berbagai pihak, mulai dari para ahli, budayawan, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah pusat.

“Konsep itu lagi dibuat lagi. Tapi prinsipnya ada beberapa hal yang harus dipertahankan,” kata dia.

2. Utamakan dulu penataan kawasan

Aparat ikut menjaga ketertiban di kawasan Bandung Zoo. IDN Times/Debbie Sutrisno

Farhan mengatakan, Pemkot Bandung fokus pada empat aspek utama yang harus dipertahankan dalam penataan kawasan tersebut, yakni penyelamatan sumber air dan kawasan lindung, penyelamatan lahan, perlindungan terhadap para pegawai, serta pelestarian warisan sejarah kebun binatang.

“Aspek ini yang harus dipertahankan dalam konsep baru dari kebun binatang yang akan dilakukan oleh tim seleksi,” kata dia.

Pemkot Bandung menargetkan proses seleksi pengelola baru Bandung Zoo dapat tuntas pada April 2026 sehingga pengelolaan kawasan kebun binatang dapat berjalan kembali secara optimal.

3. Bandung masih jadi tujuan utama wisatawan

Kunjungan masyarakat ke Bandung Zoo saat libur Nataru. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi akan dipadati oleh wisatawan selama masa libur lebaran 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar telah melakukan survei kepada masyarakat untuk mengetahui volume kendaran selama libur Idul Fitri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, lonjakan mobilitas akan terjadi di sejumlah destinasi wisata favorit selama libur lebaran. Kota Bandung diperkirakan menjadi tujuan wisata paling ramai dengan sekitar 4,16 juta pengunjung.

"Kawasan wisata Puncak Bogor juga diprediksi menjadi magnet utama dengan sekitar 3,35 juta wisatawan. Selain itu, kawasan Lembang diperkirakan dikunjungi sekitar 2,87 juta orang dan kawasan Ciwidey sekitar 1,45 juta orang," kata Dhani, Senin (9/3/2026).

Destinasi wisata pantai seperti Pangandaran juga diperkirakan ramai dengan sekitar 1,36 juta wisatawan, disusul Garut dan Pangalengan yang masing-masing diperkirakan dikunjungi sekitar 510 ribu orang.

"Sementara destinasi lain seperti Kuningan diprediksi dikunjungi sekitar 240 ribu orang dan kawasan Palabuhanratu sekitar 60 ribu wisatawan," ucap Dhani.

Menurutnya, pola pergerakan wisatawan selama libur Lebaran menunjukkan kawasan Bandung Raya masih menjadi pusat kunjungan utama. Meski begitu, data prediksi tersebut bisa berbeda dengan kondisi nanti setelah mulainya libur lebaran.

"Pemilihan destinasi wisata nomor satu Kota Bandung kemudian Puncak Bogor, mungkin Lembang dan Ciwidey masuk cluster Bandung dan sisanya Pangandaran dan lainnya," kata Dhani.

Editorial Team