Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung menggelar berbagai program demi menekan angka stunting (gagal tumbuh) pada anak. Dalam dua tahun terakhir angka stunting mengalami penurunan di mana pada 2022 mencapai 19,4 persen dan 2023 mencapai 16,3 persen.
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menurunkan angka stunting. Kota Bandung telah membagi intervensi menjadi dua jenis, yaitu intervensi spesifik dan sensitif.
Misalnya, melalui pemberian makanan tambahan secara masif dan pendampingan kader di semua level kewilayahan.
"Kami berupaya mencapai target penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada 2024 dan 13,31 persen pada 2025," kata Bambang, Rabu (29/5/2024).
