Penolakan pembangunan BRT oleh pedagang kaki lima di cicadas dan Kosambi. IDN Times/Istimewa
Di sisi lain, Bambang turut mengapresiasi para PKL di kawasan Jalan Ibu Inggit yang dinilai kooperatif dalam mendukung penataan kawasan heritage tersebut.
Ia berharap, penataan kawasan dapat berjalan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk RT, RW, tokoh masyarakat, dan warga sekitar agar hasil penataan dapat bermanfaat untuk semua.
Selain Pemkot Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun ikut turun tangan menertibkan beberapa bangunan liar di beberapa jalan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, penertiban ini sudah dikoordinasikan dengan Pemkot Bandung.
"Saya sebetulnya sudah kesepakatan dengan pak gubernur sejak sebulan yang lalu. Pak gubernur sudah meminta kami untuk menyampaikan bangunan wilayah dengan bangunan liar yang mana saja yang beliau akan bantu untuk dibongkar," kata Farhan di Bandung, Kamis (14/5/2026).
"Pada akhirnya kami sepakat bahwa yang akan dibongkar adalah bangunan liar yang berada di seputaran kantor milik pemerintah provinsi dulu," lanjutnya.
Pemkot Bandung sudah mensosialisasikan kepada para pedagang terdampak penertiban itu untuk membongkar secara mandiri bangunan miliknya. Hanya saja memang ada puluhan bangunan yang belum dibongkar, sampai akhirnya dibereskan oleh petugas Satpol PP.
"Kami juga melakukan edukasi kepada para warga yang masih punya bangunan liar agar sukarela melakukan pembongkarannya sendiri," ujarnya.