Bandung, IDN Times - Kota Bandung memiliki potensi untuk mengembangkan pariwisata ramah muslim melalui penyediaan fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan saat berkunjung. Mulai dari tempat ibadah yang nyaman, fasilitas wudu yang memadai, hingga jaminan makanan halal menjadi aspek yang perlu diperhatikan pengelola destinasi wisata.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan bahwa konsep wisata ramah muslim tidak hanya berlaku di hotel atau restoran. Fasilitas tersebut juga perlu tersedia di pusat perbelanjaan, museum, hingga kampung wisata kreatif.
Menurut Adi, Pemerintah Kota Bandung menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Halal Travel Fair yang mengangkat konsep Muslim Friendly Tourism atau pariwisata ramah muslim. Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan destinasi di Bandung yang telah memperhatikan kebutuhan wisatawan muslim.
“Kalau dari sisi kepariwisataan, sudah sangat layak karena penduduk Indonesia mayoritasnya muslim. Maka, kita menyediakan tempat-tempat destinasi wisata yang ramah terhadap muslim,” ujar Adi, Kamis (8/10/2026).
