Bandung, IDN Times - Transformasi digital yang kian cepat mendorong kebutuhan literasi kecerdasan artifisial (AI) yang tidak hanya teknis, tetapi juga etis. Di tengah tingginya tingkat adopsi teknologi oleh generasi muda, ruang belajar yang mudah diakses publik menjadi semakin relevan.
Kolaborasi antara Dicoding dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melahirkan platform pembelajaran daring “Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI”. Inisiatif ini menyasar masyarakat luas, terutama anak, guru, dan orangtua. Platform ini dapat diakses melalui laman https://bijakcerdas.dicoding.com/.
Peluncuran platform tersebut bertepatan dengan momentum Hari Keamanan Berinternet 2026, di mana sekaligus menegaskan pentingnya penguatan literasi digital di tengah meningkatnya penggunaan AI di Indonesia. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menunjukkan Gen Z dan milenial menjadi kelompok pengguna terbesar teknologi digital.
Platform ini dirancang sebagai ruang belajar terbuka berbasis microlearning yang dapat diakses gratis, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap disrupsi teknologi.
