Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260120-WA0018.jpg
(Istimewa/IDN Times)

Intinya sih...

  • Pembangunan flyover Pusdikpom Cimahi dilanjutkan dan ditargetkan rampung tahun ini setelah terhenti karena persoalan pembebasan lahan.

  • Flyover tersebut dibangun untuk mengoptimalkan mobilitas kereta api pengumpan Whoosh dan memperlancar mobilitas warga Cimahi.

  • Proyek flyover Pusdikpom memiliki pagu sebesar Rp79,194,375,000.00 yang akan bersumber dari APBN 2023 dan APBN 2024.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pembangunan flyover di kawasan Pusdikpom, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi dipastikan kembali dilanjutkan. Proyek yang sempat terhenti karena persoalan pembebasan lahan itu kini akan dilanjutkan dan ditargetkan rampung tahun ini.

Diketahui, Flyover Pusdikpom Kota Cimahi merupakan proyek dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) untuk mengoptimalkan mobilitas kereta api pengumpan (feeder) Whoosh.

"Berdasarkan informasi yang kami terima flyover di dekat Pusdikpom, tahun ini dilanjutkan kembali. Mudah-mudahan kalau tidak ada lagi kendala di lapangan, tahun ini bisa selesai. Kemarin sempat terhenti, katanya kerena pembebasan lahan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, Selasa (20/1/2026).

1. Proyek ini ada di perlintasan sebidang Jalan Bapak Ampi

(Istimewa/IDN Times)

Flyover Pusdikpom ini akan dibangun di atas Jalan Bapak Ampi melintasi rel kereta api dan berakhir di Jalan Baru Munajan. Namun, saat ini pembangunan belum terbentuk seperti sebuah jalan layang. Edang menjelaskan, perlintasan sebidang di Jalan Bapak Ampi dan Jalan Baru Munajan kerap dilintasi pengendara motor maupun mobil.

Selain mendukung mobilitas kereta feeder Whoosh, hadirnya flyover di titik tersebut dinilai akan memperlancar mobilitas warga Cimahi.

"Ini merupakan perlintasan sebidang yang belum ada jembatan atau underpass, dan tentunya flyover ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas," katanya.

2. Dinilai bisa memperlancar arus kendaraan

ilustrasi infrastruktur jalan raya (pexels.com/timo-volz)

Lebih lanjut, Endang menyampaikan, pembangunan infrastruktur untuk memperlancar dan menunjang mobilitas warga Cimahi terus dilakukan oleh pemerintah.Selain Flyover Pusdikpom, pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto juga ditargetkan rampung tahun 2026.

"Penyelesaian flyover ini tentunya sangat kami tunggu, karena ini bermanfaat buat masyarakat Kota Cimahi," katanya.

3. Anggaran yang digunakan menggunakan APBN

ilustrasi infrastruktur (dok. Kementerian PUPR)

Berdasarkan data LPSE Kementerian Perhubungan menyatakan Proyek Flyover di kawasan Pusdikpom Kota Cimahi itu bernama Penangan Perlintasan Sebidang JPL 150A KM.148+006 FLY OVER + JPO PUSDIKPOM (MYC).

Adapun pagu dari proyek ini mencapai Rp79,194,375,000.00 yang mana anggaran itu akan bersumber dari APBN 2023 dan APBN 2024. Namun, pemerintah pusat sendiri belum membeberkan waktu pengerjaan proyek ini dimulai pada bulan apa.

Editorial Team