PDIP Serahkan Nama untuk Pilkada Jabar ke DPP, Ridwan Kamil?

Bandung Barat, IDN Times - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyebutkan sudah menyodorkan nama yang akan diusung untuk Pemilihan Gubernur - Wakil Gubernur Jawa Barat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kepada DPP PDI Perjuangan.
Selain menyerahkan nama, kata Ono Surono, PDI Perjuangan Jawa Barat juga melaporkan hasil komunikasi politik dengan partai lainnya seperti Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Sudah ditangan DPP partai (nama yang akan diusung). Kita sudah laporkan hasil komunikasi kita dengan Golkar, Gerindra, PAN, PKB, PKS, PPP, NasDem," kata Ono Surono di Lembang, Bandung Barat, Jumat (19/7/2024).
1. Keputusan berada di tangan DPP partai

Sebab sudah dilaporkan, kata Ono Surono, untuk sosok yang akan diusung di Pilkada Jabar 2024 keputusannya berada di tangan DPP PDI Perjuangan. Menurut Anggota DPR RI 2019-2024 itu, partai politik di tingkat pusat sedang melakukan komunikasi untuk memutuskan pasangan Bakal Calon Gubernur - Wakil Gubernur 2024-2029.
"Dan sekarang bolanya ada di DPP partai dan saya yakin DPP partai sedang melakukan komunikasi dengan DPP DPP (partai) lainnya," ucap Ono Surono.
2. Ridwan Kamil masuk bursa PDIP di Jabar

Saat disinggung sosok Ridwan Kamil, Ono Surono tak menampik bahwa mantan Gubenur Jawa Barat itu menjadi salah satu nama yang dibahas dengan partai politik lainnya. Apalagi Ridwan Kamil sejauh ini selalu unggul berdasarkan hasil survey.
"Kalau dari sisi survey kan pak RK (Ridwan Kamil) yang tertinggi, itupun menjadi bahan komunikasi PDI Perjuangan dengan partai-partai lain," ujarnya.
Hanya saja, kata Ono Surono, hingga saat ini belum ada keputusan apakah Ridwan Kamil akan maju di Pilkada Jabar atau Pilkada DKI.
"Jawa Barat kan sangat berhubungan dengan DKI karena salah satu figur (Ridwan Kamil) di Jawa Barat masih tarik-menairk antara DKI atau di Jawa Barat," kata Ono Surono.
3. Situasi politik di Jabar masih dinamis

Dirinya melanjutkan, kondisi politik jelang Pilkada Jawa Barat 2024 masih dinamis. Sebab hingga saat ini belum ada partai politik yang resmi mengusung pasangan Bakal Calon Gubernur - Wakil GubernurJawa Barat.
"Saya sering mengatakan bahwa kondisi Jawa Barat masih sangat cair karena belum satupun partai yang sudah mendeklarasikan pasangan calon. Jadi masih sangat terbuka," sebutnya.
Pihaknya, kata Ono Surono, saat ini juga sedang melakukan pemetaan kekuatan untuk Pilkada kota/kabupaten di Jawa Barat.
"Kita melakukan pemetaan juga kekuatan di 27 kabupaten/kota. Akan sangat nyambung misalnya bicara calon gubernur - wakil gubernur juga dengan bupati - wakil bupati, wali - wakil wali kota di 27 kabupaten kota," tandasnya.