Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pagi Haru di Watubelah Cirebon, 441 Jemaah Haji Memulai Perjalanan
Sebanyak 441 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2025). Rombongan ini menjadi kelompok terbang (kloter) kelima atau perdana dari wilayah Cirebon yang menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Indramayu. (IDN Times/Hakim Baihaqi)
  • Sebanyak 441 calon jemaah haji asal Cirebon diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah menuju Embarkasi Indramayu, menandai dimulainya perjalanan haji tahun ini di wilayah Ciayumajakuning.
  • Kuota haji Kabupaten Cirebon tahun ini meningkat menjadi 2.576 jemaah, dipengaruhi sistem baru penentuan kuota yang mempertimbangkan panjang daftar tunggu di tiap daerah.
  • Seluruh jemaah akan dibagi dalam tujuh kloter, lima di antaranya penuh dan dua gabungan, dengan pendampingan petugas ibadah serta tenaga kesehatan selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pagi-pagi banyak orang di Cirebon berangkat naik haji. Ada 441 orang pakai baju seragam dan bawa koper besar. Mereka pamit sama keluarga yang melambaikan tangan dan ada yang nangis juga. Petugas bantu periksa barang dan kesehatan mereka. Setelah itu mereka naik bus ke Indramayu dulu sebelum terbang ke Arab Saudi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cirebon, IDN Times - Sebanyak 441 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2025). Rombongan ini menjadi kelompok terbang (kloter) kelima atau perdana dari wilayah Cirebon yang menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Indramayu.

Pemberangkatan tersebut menandai dimulainya rangkaian perjalanan ibadah haji tahun ini dari kawasan Ciayumajakuning.

1. Pergerakan sejak dini hari

Sebanyak 441 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2025). Rombongan ini menjadi kelompok terbang (kloter) kelima atau perdana dari wilayah Cirebon yang menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Indramayu. (IDN Times/Hakim Baihaqi)

Pantauan IDN Times, aktivitas di asrama sudah berlangsung sejak sebelum subuh. Sejumlah bus berjajar di halaman, sementara petugas tampak mengatur jalur keberangkatan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, jemaah mulai keluar dari gedung penginapan dengan mengenakan pakaian seragam. Mereka membawa koper besar dan tas kabin, berjalan tertib menuju titik pemeriksaan akhir sebelum naik kendaraan.

Di sisi lain halaman, keluarga pengantar memadati area yang telah dibatasi. Pelukan dan lambaian tangan mengiringi langkah para jemaah. Beberapa keluarga tampak menahan tangis, sementara lainnya terus melafalkan doa. Suasana haru bercampur khidmat terasa kuat, terutama saat jemaah satu per satu berpisah dari kerabat yang mengantar.

Sebelum keberangkatan, petugas melakukan pemeriksaan dokumen dan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Setelah dinyatakan lengkap, jemaah diarahkan naik ke bus secara bergelombang.

Sekitar pukul 09.30 WIB, iring-iringan kendaraan mulai meninggalkan asrama dengan pengawalan aparat. Perjalanan menuju Embarkasi Indramayu berlangsung terkoordinasi, sebagai tahap lanjutan sebelum para jemaah terbang ke Arab Saudi.

2. Kuota haji Kabupaten Cirebon naik, 2.576 jemaah berangkat tahun ini

Sebanyak 441 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2025). Rombongan ini menjadi kelompok terbang (kloter) kelima atau perdana dari wilayah Cirebon yang menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Indramayu. (IDN Times/Hakim Baihaqi)

Diberitakan sebelumnya, kuota haji Kabupaten Cirebon, pada musim haji 2026 mengalami peningkatan. Sebanyak 2.576 calon jemaah dipastikan berangkat ke Tanah Suci mulai hari ini

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim menyampaikan kesiapan teknis maupun administratif jemaah hampir sepenuhnya rampung.

Mualim mengatakan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang berada di kisaran 2.200 orang. Kenaikan tersebut terjadi meskipun secara umum kuota haji di Jawa Barat mengalami penyesuaian.

Menurutnya, perubahan sistem penentuan kuota menjadi salah satu faktor utama. Saat ini, distribusi kuota tidak lagi sepenuhnya mengacu pada jumlah penduduk muslim, melainkan mempertimbangkan panjangnya daftar tunggu di masing-masing daerah.

“Semakin panjang waiting list, maka peluang penambahan kuota juga lebih besar. Kabupaten Cirebon termasuk daerah dengan jumlah pendaftar yang tinggi,” katanya.

3. Pembagian kloter dan jadwal Keberangkatan

Sebanyak 441 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Watubelah, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2025). Rombongan ini menjadi kelompok terbang (kloter) kelima atau perdana dari wilayah Cirebon yang menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Haji Indramayu. (IDN Times/Hakim Baihaqi)

Mualim menyebutkan, jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam tujuh kelompok terbang (kloter). Dari jumlah itu, lima kloter merupakan kloter penuh dengan kapasitas sekitar 445 orang per kloter.

Sementara dua kloter lainnya merupakan kloter gabungan bersama daerah lain, seperti Kota Bandung dan Indramayu.

"Keberangkatan perdana dijadwalkan pada 24 April 2026 melalui kloter 5. Setiap kloter akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri atas pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dokter, perawat, serta petugas haji daerah," katanya.

“Dalam setiap kloter, kami pastikan ada pendampingan penuh agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib,” imbuhnya.

Editorial Team