Bandung, IDN Times - Sebuah bangunan yang menjadi padepokan penghayat kepercayaan Saung Taraju Jumantara (STJ) di Kampung Babakan Salak Desa Purwarahayu, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibakar massa, Rabu (1/4/2026) malam. Akibat kejadian tersebut para penghayat meninggalkan padepokan dan sampai sekarang bersembunyi karena takut menjadi korban penganiayaan.
Salah satu anggota STJ, sebut saja Amran (bukan nama sebenarnya) menuturkan bahwa dia sekarang harus kabur dari Tasikmalaya dan bersembunyi. Dari informasi yang diterimanya, kelompok yang melakukan pembakaran masih melakukan intimidasi dan mencari siapa saja anggota dan pengurus dari STJ.
"Kondisinya ini belum kondusif. Ini (saya) masih bersembunyi karena ada teman saya juga masih mendapatkan intimidasi," kata dia saat dihubungi, Senin (6/4/2026).
