Bandung, IDN Times - Film dokumenter Pesta Babi menjadi sorotan panas setelah acara nonton bareng (nobar) film di sejumlah daerah dilaporkan dibubarkan secara paksa oleh aparat TNI hingga pihak universitas. Di Kota Bandung, pelarangan penayangan di lingkungan kampus pun terjadi.
Salah satunya di kampus Insitut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Rencana penayangan film tersebut mendapat pelarangan karena dianggap dilakukan pada saat kegiatan perkuliahan diliburkan.
Hal ini disampaikan perwakilan mahasiswa ISBI melalui akun Instagram @aliansimahasiswaisbibandung. Dalam unggahannya pada Kamis (14/5/2026), mereka megecam keras pelarangan pertunjukan dan kajian seni oleh pihak lembaga di kampus sendiri. Berikut pernyataan dari perwakilan mahasiswa:
Kami mahasiswa ISBI Bandung mengecam keras pelarangan pertunjukan dan kajian seni oleh pihak lembaga di kampus kami sendiri
Kami mahasiswa ISBI Bandung menginginkan kebebasan dalam menayangkan segala jenis pertunjukan dan kekayaan perspektif dalam karya tanpa sensor dan pemilahan yang ugal-ugalan oleh lembaga
Kami mahasiswa ISBI Bandung menuntut dosen-dosen untuk ikut melindungi kegiatan berkesenian dan turut menjamin kebebasan berekspresi mahasiswa
Kembalikan otonomi kampus dan hapuskan segala jenis penyensoran karya seni di ISBI Bandung
