Cirebon, IDN Times - Petambak garam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membutuhkan kepastian harga jual dan pasar untuk meningkatkan pendapatan. Tambahan modal dinilai belum cukup apabila hasil panen tidak terserap secara konsisten dan biaya produksi masih menjadi beban usaha.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mendorong pengembangan sektor pergaraman melalui perluasan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas produksi, dan kemitraan dengan industri.
Upaya tersebut diarahkan agar petambak tidak hanya mampu memproduksi garam, tetapi juga memiliki akses ke pembeli yang jelas.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, pengembangan usaha garam memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah dan lembaga keuangan hingga pelaku usaha serta mitra industri.
