Bandung, IDN Times - Kemegahan dan keunikan Masjid Raya Al Jabbar yang terletak di Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung mengundang decak kagum khalayak luas. Secara visual, konstruksi kubah dengan lengkungan kurva menumpuk ini terinspirasi dari rumus matematika Aljabar.
Selain itu, dalam konteks spritual, konsep “Al-Jabbar” dimaknai sebagaiAllah Maha Kuasa dan Maha Perkasa di atas segala sesuatu, termasuk di atas keberadaan manusia. Tidak heran, bila penamaan masjid ikonik ini menjadi Masjid Raya Al Jabbar.
Berbicara mengenai konstruksi bangunan, Masjid Raya Al Jabbar memiliki struktur utama beton. Khusus rangka atap kubah, menggunakan struktur baja dengan penutup kaca dan aluminium panel atau disebut ASP (Aluminium Sheet Panel).
Sementara itu, bagian lengkung masjid berupa lembaran kaca patri yang disusun saling menindih seperti sisik ikan.
Proses konstruksi masjid ini terbilang cukup serius. Tidak hanya matang secara nilai filosofis, pembangunan juga diklaim menggunakan material yang disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya dalam urusan penggunaan cat untuk mewarnai dan memperindah masjid ini.