Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250805-WA0038.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Intinya sih...

  • Mahasiswa teknik sipil dari 38 kampus di Jabar dilibatkan dalam proyek pembangunan milik Pemprov Jabar

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong keterlibatan aktif mahasiswa Teknik Sipil dalam kegiatan monitoring dan pengawasan non-struktural terhadap proyek pembangunan infrastruktur di Jabar

  • Penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi terkait pelibatan mahasiswa dalam pengawasan pembangunan infrastruktur akan dilakukan Pemprov Jabar

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Mahasiswa teknik sipil dari 38 kampus di Jawa Barat, resmi dilibatkan dalam proyek pembangunan milik Pemprov Jabar. Mereka nantinya akan ikut membangun jalan dan beberapa proyek lainnya, termasuk unit kelas baru untuk sekolah.

Keputusan bekerja sama dengan puluhan kampus ini telah disepakati langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dia mengatakan, unsur perguruan tinggi akan mendorong keterlibatan aktif mahasiswa Teknik Sipil dalam kegiatan monitoring dan pengawasan non-struktural terhadap proyek pembangunan infrastruktur di Jabar.

"Kami mendorong keterlibatan Perguruan Tinggi dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pemeliharaan program pembangunan infrastruktur daerah secara terintegrasi dan akuntabel," kata Dedi, dikutip Sabtu (29/11/2025).

"Dan memastikan penyelenggaraan kerja sama sama dilaksanakan secara transparan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Barat," tuturnya.

1. Kebanyakan konsultan belum capable

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Dedi menilai kurangnya kompetensi konsultan kerap menimbulkan masalah pembangunan infrastruktur di Jabar. Untuk mengatasi masalah tersebut, ia berencana melibatkan para mahasiswa dalam mengawasi proses pembangunan infrastruktur.

"Jadi saya melihat kemajuan pembangunan selalu masalahnya konsultan-konsultannya tidak mengerti. Saya lihat, konsultan orang-orang yang tidak begitu capable, yang tidak bisa melihat kemajuan pembangunan dan rata-rata sudah tua," kata Dedi, Rabu (19/11/2025).

2. Mahasiswa dijanjikan dapat honor Rp250 per hari

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi mengungkapkan, dengan melibatkan para mahasiswa teknik sipil, pembangunan bisa terawasi dengan baik. Para mahasiswa pun, tak hanya mendapat pengalaman, tetapi juga akan mendapat honor.

"Lumayan kalau anak-anak mahasiswa ada honor pengawasan. Misalnya honor pengawasannya Rp250 ribu sehari, mereka bisa dapat uang saku tambahan untuk kuliah sehingga beban orangtuanya menjadi ringan," ujarnya.

3. Anak SMK juga bakal dilibatkan langsung

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi terkait pelibatan mahasiswa dalam pengawasan pembangunan infrastruktur akan dilakukan Pemprov Jabar. Akhir tahun ini masih ada pekerjaan infrastruktur dengan nilai kurang lebih sekitar Rp300 miliar.

Selain mahasiswa, Dedi juga sudah melakukan pembicaraan dan meminta ke sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur. Tugas matematika para siswa nantinya diarahkan untuk menghitung pekerjaan fisik bangunan.

"Misalnya anak-anak suruh menghitung bangunan yang lagi dibangun di sekolahnya. Panjang, lebar, berapa jumlah semen yang digunakan, berapa kubik pasir, kemudian juga berapa batang besi panjangnya berapa, diameternya berapa," kata dia.

Editorial Team