Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Pantai Batukaras di Pangandaran (unsplash.com/abdulridwanrr)
Ilustrasi Pantai Batukaras di Pangandaran (unsplash.com/abdulridwanrr)

Intinya sih...

  • 21,2 juta warga Jabar melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

  • 60% warga melakukan perjalanan wisata, dengan Pangandaran sebagai tujuan terbanyak diikuti oleh Kota Bandung dan Puncak Bogor.

  • Mayoritas moda transportasi yang digunakan adalah mobil pribadi (65,2%), diikuti oleh sepeda motor (15,2%) dan kereta api (13,3%).

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat membeberkan hasil evaluasi secara menyeluruh selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Berdasarkan hasil survei, selama libur tahun baru ini 21,2 juta warga Jabar melakukan perjalanan.

Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar menuturkan, mayoritas perjalanan warga selama libur Nataru adalah ke tempat wisata, yakni sebanyak 60 persen. Sisanya, warga yang melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung, sebanyak 35,1 persen.

Sementara, ada juga warga memanfaatkan untuk silaturahmi ke sanak keluarga sebanyak 4,1 persen. Adapun tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi yaitu Pangandaran sebanyak 2.069.538 dan kemudian Kota Bandung, 2.055.710.

"Kemudian kawasan Puncak Bogor, 1.652.814 orang. Lembang 904.535 kunjungan," kata Dhani dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

1. Wisatawan banyak menggunakan kendaraan pribadi

Pantai Madasari, Pangandaran (pantaimadasari.com)

Moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat selama libur Nataru, kata Dhani, mayoritas kendaraan pribadi baik kendaraan motor dan juga mobil. Namun, ada juga yang memang sengaja menyewa kendaraan mobil untuk tujuan wisata.

"Mobil pribadi 65,2 persen, sepeda motor 15,2 persen, kereta api 13,3 persen, mobil sewa 1,9 persen. Sisanya macam-macam ya, ada travel, bus umum, pesawat," ucapnya.

Volume kendaraan yang keluar masuk dalam periode 20 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 di Jabar, dalam momentum libur Nataru lanjut Dhani, sebanyak 16.543.209 kendaraan.

2. Jalur Pantura juga dipenuhi pergerakan masyarakat

ilustrasi wisatawan (unsplash.com/Vong Vathanak)

Dhani menambahkan, jalur transportasi paling ramai digunakan ialah jalur tengah, yakni sebanyak 4.778.998 kendaraan. Tujuannya Sumedang, Majalengka, Kuningan, Garut, Ciamis, Batas Banjar-Jawa Tengah.

Kemudian Bandung Raya, sebanyak 4.464.938 kendaraan dengan tujuan Ciwidey, Nagreg, Lembang, Cikamuning, Ciburuy.

"Kemudian jalur Pantai Utara, ada 2.866.244 kendaraan. Lalu jalur Puncak dan Pantai Selatan yang paling banyak dilalui kendaraan," katanya.

3. Volume kendaraan lewat jalan tol pun meningkat hingga penuh

Ilustrasi Tol Cipali (Dok. Cipali)

Sementara untuk arus keluar dan masuk di pintu tol, pada Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), selama periode 21 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, total kendaraan yang masuk sebanyak 459.716 kendaraan. Volume tertinggi pada 21 Desember 2025, sebanyak 58.556 dan terendah di 22 Desember 2025, 24.040 kendaraan.

Pada periode yang sama, kendaraan yang keluar dari Tol Bocimi tercatat 443.300 kendaraan. Volume tertinggi pada 21 Desember 2025, sebanyak 43.274 kendaraan dan terendah pada 22 Desember 2025, 22.907 kendaraan.

Sedangkan di Tol Padaleunyi dalam periode yang sama, kendaraan yang masuk sebanyak 2.553.120 unit. Volume tertinggi pada 24 Desember 2025, sebanyak 192.124 kendaraan dan terendah pada 1 Januari 2026, sebanyak 140.636 kendaraan.

Untuk kendaraan yang keluar, dalam periode tersebut sebanyak 2.761.328 kendaraan. Tertinggi pada 22 Desember 2025, 225.321 kendaraan dan terendah pada 1 Januari 2026, 145.740 kendaraan.

Editorial Team