Kepadatan kendaraan terjadi di jalur arteri Pantura Cirebon. (Ilustrasi)
Pada H1 atau 21 Maret 2026, lalu lintas di jalur Pantura Kota Cirebon relatif landai dengan total 40.532 kendaraan. Kondisi ini mencerminkan aktivitas perjalanan yang menurun drastis saat hari raya, seiring masyarakat yang telah tiba di kampung halaman.
Namun, pergerakan kembali meningkat pada H+1 dan H+2. Pada H+2 (23 Maret 2026), jumlah kendaraan mencapai 63.024 unit, menjadi sinyal awal dimulainya arus balik.
Lonjakan arus balik tercatat terjadi pada H+3 (24 Maret 2026) dan H+4 (25 Maret 2026). Pada dua hari tersebut, jumlah kendaraan masing-masing mencapai 93.277 unit dan 92.824 unit.
Angka ini menunjukkan pola arus balik yang lebih merata dibanding arus mudik, dengan pemudik memilih kembali secara bertahap. Setelah itu, volume kendaraan perlahan menurun, tercatat 88.157 kendaraan pada H+5, sebelum turun drastis di H+6.
Secara keseluruhan, distribusi kendaraan menunjukkan bahwa jalur Pantura Cirebon tetap menjadi salah satu titik krusial pergerakan nasional selama periode Lebaran.