Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lantai bersih bebas resiko tersandung dan terpeleset (unsplash.com/Lisa Anna)
Lantai bersih bebas resiko tersandung dan terpeleset (unsplash.com/Lisa Anna)

Intinya sih...

  • Risiko lantai licin sering terjadi di rumah, terutama di area yang sering terkena air seperti kamar mandi atau dapur.

  • No Slipy Gel adalah solusi praktis tanpa mengubah estetika lantai, dapat diaplikasikan sendiri dan bertahan hingga dua tahun.

  • Produk ditujukan bagi keluarga dengan anak kecil, lansia, maupun ibu hamil, serta memiliki biaya yang relatif terjangkau.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Lantai licin masih menjadi salah satu penyebab kecelakaan domestik yang kerap luput dari perhatian. Permukaan seperti keramik, marmer, granit, hingga area kamar mandi berpotensi meningkatkan risiko terpeleset, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang memiliki mobilitas terbatas.

Situasi ini membuat aspek keamanan rumah menjadi hal yang tak bisa diabaikan. Sejumlah studi keselamatan di Amerika Serikat bahkan mencatat bahwa sekitar 70 persen kecelakaan di dalam rumah dipicu oleh lantai basah atau licin.

Meski angkanya cukup tinggi, banyak keluarga masih menganggapnya sebagai persoalan sepele hingga insiden benar-benar terjadi.

Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai solusi praktis yang dapat diterapkan tanpa harus melakukan renovasi besar. Salah satunya melalui produk yang dirancang untuk membantu meningkatkan daya cengkeram permukaan lantai tanpa mengubah tampilannya.

Melihat kebutuhan ini, brand home and living JIB memperkenalkan No Slipy Gel sebagai alternatif untuk membantu mengurangi potensi terpeleset di area rumah yang rawan licin.

 

1. Risiko lantai licin masih sering terjadi di rumah

ilustrasi dapur dengan lantai licin (unsplash.com/Brian Zajac)

Permukaan lantai yang sering terkena air, seperti kamar mandi atau dapur, menjadi titik paling rawan dalam aktivitas harian. Tanpa perlindungan tambahan, area tersebut dapat membahayakan penghuni rumah, terutama kelompok rentan.

JIB menilai bahwa keamanan lantai merupakan faktor penting dalam menciptakan hunian yang nyaman. Pengamatan terhadap tingginya kasus terpeleset di rumah menjadi latar belakang hadirnya inovasi produk berbasis gel anti-slip ini.

Produk tersebut dirancang agar dapat diaplikasikan pada berbagai jenis lantai, mulai dari keramik hingga granit, tanpa mengubah tampilan visual. Pendekatan ini menjadi salah satu solusi praktis bagi keluarga yang ingin meningkatkan aspek keamanan tanpa renovasi permanen.

2. Solusi praktis tanpa mengubah estetika lantai

Lantai Licin Sering Jadi Biang Masalah, Jenama Ini Tawarkan Inovasi (Dok. IDN Times)

No Slipy Gel digunakan dengan cara yang relatif sederhana dan dapat diaplikasikan sendiri di rumah. Permukaan lantai cukup dibersihkan dan dikeringkan sebelum gel diratakan, didiamkan selama 10–15 menit, lalu dibilas dengan air.

“JIB sebagai brand home and living melihat langsung bagaimana lantai licin masih jadi masalah di banyak rumah. Dari situ, No Slipy Gel dihadirkan untuk membantu menciptakan lantai yang lebih aman, tanpa perlu mengubah tampilan lantai yang sudah ada,” ujar Edo, Kepala Divisi Marketing JIB, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (19/2/2026).

Setelah proses aplikasi, lantai tetap terlihat seperti semula namun memiliki efek anti-slip. Dengan satu kali penggunaan, perlindungan disebut dapat bertahan hingga dua tahun, sehingga menjadi opsi yang dinilai praktis untuk penggunaan jangka panjang.

3. Menyasar kebutuhan keluarga akan rumah yang lebih aman

ilustrasi nyaman di dalam rumah (pexels.com/cottonbro studio)

Produk ini ditujukan bagi keluarga yang memiliki anak kecil, lansia, maupun ibu hamil, kelompok yang paling rentan mengalami cedera akibat terpeleset. Faktor kemudahan penggunaan dan biaya yang relatif terjangkau juga menjadi pertimbangan dalam menghadirkan solusi tersebut.

Selain menghadirkan gel anti-slip, JIB juga menyediakan berbagai produk home and living lain, mulai dari perlengkapan dapur, alat kebersihan, hingga dekorasi rumah. Seluruhnya dirancang untuk mendukung aktivitas rumah tangga agar lebih fungsional dan nyaman.

Melalui inovasi yang berfokus pada aspek keamanan dan kepraktisan, upaya menciptakan hunian yang aman menjadi semakin relevan. Rumah bukan hanya tempat beraktivitas, tetapi juga ruang yang seharusnya memberi rasa tenang bagi setiap penghuninya.

Editorial Team