Bandung, IDN Times - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian global dalam beberapa waktu terakhir. Situasi ini tidak hanya berdampak pada stabilitas politik internasional, tetapi juga memengaruhi dinamika ekonomi dunia dan berbagai instrumen investasi.
Dalam kondisi ketidakpastian seperti ini, pasar keuangan biasanya merespons dengan volatilitas yang lebih tinggi. Sentimen investor pun cenderung berubah cepat mengikuti perkembangan berita dan kebijakan internasional.
Hal tersebut juga tercermin pada pergerakan aset kripto. Dalam beberapa pekan terakhir, pasar kripto menunjukkan respons yang cukup signifikan terhadap dinamika global yang terjadi.
Harga Bitcoin, misalnya, sempat menyentuh kisaran USD73.000 pada pertengahan Maret 2026 sebelum kemudian terkoreksi ke sekitar USD71.000. Pergerakan tersebut terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian global, termasuk eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah.
