Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemensos-PT Pos Salurkan Bansos Rp54,5 Miliar untuk Korban Bencana
IDN Times/Pos Indonesia
  • Kemensos bersama PT Pos Indonesia menyalurkan bansos senilai Rp54,5 miliar bagi korban bencana di beberapa daerah dengan memastikan distribusi tepat sasaran melalui penguatan data dan sistem penyaluran.
  • PT Pos Indonesia menjadi mitra utama dalam pendistribusian bantuan hingga pelosok, menggunakan tiga skema layanan termasuk door-to-door untuk lansia dan penyandang disabilitas agar bantuan cepat diterima.
  • Bantuan mencakup santunan ahli waris, korban luka, isi rumah, serta jaminan hidup bagi ribuan penerima di Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam dengan total nilai mencapai Rp54,57 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama PT Pos Indonesia menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp54,5 miliar bagi korban bencana di sejumlah daerah. Penyaluran ini dipastikan berjalan tepat sasaran melalui penguatan data dan sistem distribusi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, akurasi data menjadi faktor krusial agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

1. Data akurat jadi kunci penyaluran bansos

IDN Times/Pos Indonesia

Kemensos menekankan pentingnya pembaruan data penerima bantuan secara berkala. Hal ini untuk mencegah kesalahan distribusi sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.

“Data harus terus diperbarui agar bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” ujar Saifullah Yusuf.

Data penerima bansos sendiri melalui proses panjang, mulai dari BNPB, pemerintah daerah, hingga divalidasi Badan Pusat Statistik sebelum ditetapkan pemerintah pusat.

2. Pos Indonesia jadi ujung tombak distribusi

PosIND tahun ini kembali dipercaya sebagai mitra pemerintah dalam menyalurkan program bantuan sosial (bansos). (dok. PT Pos Indonesia)

PT Pos Indonesia menjadi mitra strategis dalam penyaluran bansos hingga ke pelosok daerah. Bahkan, penyaluran tetap dilakukan meski di hari libur untuk memastikan bantuan cepat diterima masyarakat.

Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, menyebut pihaknya terus memperkuat monitoring agar tidak terjadi kesalahan dalam distribusi.

“Kami memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak,” katanya.

Penyaluran dilakukan melalui tiga skema, yakni pengambilan di kantor pos, distribusi di titik komunitas, serta layanan door-to-door bagi lansia dan penyandang disabilitas.

3. Rp54,5 miliar bansos untuk ribuan korban bencana

PosIND tahun ini kembali dipercaya sebagai mitra pemerintah dalam menyalurkan program bantuan sosial (bansos). (dok. PT Pos Indonesia)

Total bantuan Rp54,57 miliar disalurkan kepada korban bencana di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, dan Agam. Bantuan mencakup santunan ahli waris, korban luka, bantuan isi rumah, hingga jaminan hidup.

Di Kabupaten Agam, bantuan mencapai Rp11,7 miliar untuk lebih dari 8.000 penerima. Sementara di Pidie Jaya sebesar Rp20,7 miliar untuk 15.377 penerima, dan di Bireuen Rp22,1 miliar untuk lebih dari 16.000 penerima manfaat.

Selain itu, Kemensos juga memberikan jaminan hidup sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan, serta bantuan stimulan ekonomi bagi keluarga terdampak.

Dengan sinergi Kemensos dan Pos Indonesia, pemerintah berharap penyaluran bansos tidak hanya cepat, tetapi juga mampu membantu pemulihan kondisi ekonomi masyarakat pascabencana.

Editorial Team