Bandung, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkonfirmasi sebanyak 23 kasus Hantavirus di Indonesia sejak 2023. Jenis yang ditemukan yaitu Hantavirus Fever with Renal Syndrome (HFRS), penularannya dari urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, Hantavirus secara umumnya terdapat dua macam. Pertama HFRS dan kedua adalah, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
"Hantavirus itu ada dua macam. Pertama, HFRS dengan gejala panas tinggi, kuning, dan gangguan ginjal. Kedua, HPS, yaitu hantavirus yang menyerang paru-paru," ujar Dante usai kegiatan di Kantor Dinkes Jabar, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (12/5/2026).
