Bandung, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia memastikan angka pernikahan anak tinggi tidak berada di Jawa Barat, melainkan Jawa Timur. Angkanya pun mencapai belasan ribu orang yang tercatat di Kemenag.
Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi, Wibowo Prasetyo mengatakan perkawinan anak di seluruh Indonesia tercatat ada sebanyak 16.653 orang, dengan kasus tertinggi Jawa Timur. Adapun 87 persen di antaranya disebabkan kehamilan yang tidak direncanakan.
"Penyebab tingginya perkawinan anak adalah perubahan gaya hidup masyarakat yang kini semakin terbuka, faktor ekonomi, dan ada pemahaman setelah akil balig sudah diperbolehkan menikah. Padahal ada undang-undang yang mengatur," ujar Wibowo dalam pemaparannya pada kegiatan temu media mengenai Isu-Isu Kebimasislaman di Bandung, Rabu (29/5/2024) malam.
