Bandung, IDN Times - Sebanyak 13 kiyai pengasuh pondok pesantren di Jawa Barat diduga tertipu janji palsu operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mereka kemudian melaporkan hal tersebut kepada LBH PP Gerakan Pemuda Ansor.
Kasus ini bermula saat sejumlah orang yang mengatasnamakan sebagai Koperasi Dapur Santri Nusantara (DSN), mendatangi beberapa pesantren-pesantren yang ada di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Mereka menawarkan untuk pembuatan Dapur MBG.
"Pertama, mereka mendatangi pondok pesantren, mendatangi kiainya, kemudian menyuruh pondok pesantren itu menyampaikan proposal ke dia. Kemudian setelah dibuat proposal yaitu ada syarat-syarat. Syaratnya itu salah satunya harus adalah lahan 400 meter," ujar Pengurus LBH PP Pemuda Ansor sekaligus Koordinator Tim Hukum Pesantren Korban Dapur MBG Koperasi DSN, Afriendi Sikumbang, Rabu (13/5/2026).
