Bandung, IDN Times — Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di Indonesia. Tingginya angka kematian ini bukan semata karena penyakitnya agresif, tetapi juga karena sebagian besar pasien baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut, ketika pilihan pengobatan semakin terbatas.
Kondisi tersebut kembali disorot dalam POTI 2026 2nd Lung Cancer Forum yang digelar di Bandung. Para ahli menilai, negara perlu hadir lebih kuat melalui kebijakan skrining dini dan program berhenti merokok yang terintegrasi.
