Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kaki Bengkak Bisa Jadi Tanda Dini Gangguan Ginjal, Ini Penjelasannya
ilustrasi kaki bengkak (unsplash.com/Engin Akyurt)
  • Kaki bengkak bisa menjadi tanda awal gangguan ginjal karena penumpukan cairan akibat fungsi ginjal menurun, sering kali tidak disadari sejak gejala ringan muncul.
  • Deteksi dini dan pencegahan melalui pola hidup sehat, cukup air putih, serta pengurangan garam penting dilakukan agar kerusakan ginjal tidak berkembang lebih parah.
  • Penggunaan herbal seperti kejibeling dan kumis kucing dapat mendukung kesehatan ginjal jika digunakan bijak dan tetap disertai konsultasi medis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kaki bengkak kerap dianggap sebagai kondisi ringan yang muncul akibat kelelahan atau terlalu lama beraktivitas. Banyak orang memilih mengabaikannya karena mengira pembengkakan tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Padahal, di balik gejala yang tampak sederhana itu, terdapat kemungkinan adanya gangguan kesehatan yang lebih serius. Salah satunya adalah penurunan fungsi ginjal yang sering kali tidak disadari sejak awal.

Penumpukan cairan dalam tubuh atau edema terjadi ketika ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan zat sisa secara optimal. Kondisi ini kemudian memicu pembengkakan di beberapa bagian tubuh, seperti kaki, tangan, hingga wajah.

Minimnya kesadaran terhadap gejala awal ini membuat gangguan ginjal kerap terlambat terdeteksi. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan kecil pada tubuh.

1. Edema bisa jadi sinyal awal gangguan ginjal

ilustrasi organ ginjal yang kotor (unsplash.com/Robina Weermeijer)

Edema merupakan salah satu tanda awal yang sering muncul pada gangguan ginjal kronis. Pembengkakan ini biasanya terjadi secara perlahan dan tidak langsung menimbulkan rasa sakit, sehingga kerap diabaikan.

Apoteker Rica Novia Sari mengingatkan bahwa kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. “Banyak orang menganggap kaki bengkak hanya karena faktor kelelahan, padahal bisa menjadi tanda awal fungsi ginjal mulai menurun. Ketika ginjal tidak bekerja optimal, keseimbangan cairan tubuh terganggu dan menyebabkan edema,” kata Rica, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Selasa (5/5/2026).

Selain kaki bengkak, terdapat beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai, seperti wajah sembab saat bangun tidur, tangan membengkak, mudah lelah, hingga perubahan pola buang air kecil.

Karena gejalanya cenderung tidak spesifik, banyak kasus gangguan ginjal baru diketahui saat kondisi sudah memasuki tahap lebih lanjut.

2. Deteksi dini dan pencegahan jadi langkah penting

ilustrasi kaki bengkak (pexels.com/ Yan Krukov)

Mengenali tanda-tanda awal menjadi kunci dalam menjaga kesehatan ginjal. Pendekatan preventif dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan saat kondisi sudah memburuk.

Rica menekankan pentingnya tidak menunda langkah pencegahan. “Menjaga kesehatan ginjal sebaiknya dimulai sejak muncul gejala ringan. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk, karena kerusakan ginjal sering kali bersifat progresif,” tuturnya.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain mencukupi kebutuhan air putih, mengurangi konsumsi garam dan makanan olahan, serta menjaga pola hidup sehat dan aktif.

Dengan kebiasaan yang konsisten, risiko gangguan ginjal dapat ditekan sejak dini.

3. Herbal dapat jadi pendukung kesehatan ginjal

Ilustrasi tanaman herbal (freepik.com/freepik)

Selain pola hidup sehat, penggunaan bahan herbal juga mulai banyak dipilih sebagai pendukung kesehatan ginjal. Beberapa tanaman seperti kejibeling, kumis kucing, dan tempuyung telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

Rica menjelaskan bahwa herbal dapat menjadi pilihan tambahan jika digunakan dengan bijak. “Herbal dapat menjadi pilihan pendamping yang baik dalam menjaga kesehatan ginjal, selama digunakan dengan tepat dan tidak menggantikan pengobatan medis,” ujarnya.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak sepenuhnya bergantung pada herbal tanpa konsultasi dengan tenaga medis.

Membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini menjadi langkah penting agar fungsi ginjal tetap optimal dan terhindar dari risiko penyakit yang lebih serius di masa depan.

Editorial Team