Bandung, IDN Times - Kampus ITB membangun satu rumah contoh untuk korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Hunian sementara ini bisa digunakan warga yang rumahnya hancur akibat terdampak longsor.
Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, Prof Zulfiadi Zulhan mengatakan, sejak hari kedua bencana di Cisarua, ITB hadir dan membentuk empat tim yaitu manajemen risiko kebencanaan, kesehatan, permukiman, serta air dan sanitasi. Rumah sementara ini pun menjadi langkah ITB dalam rangkaian Program Desa Bangkit Cisarua kolaborasi antara DPMK ITB, Rumah Amal Salman, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, dan Ikatan Alumni ITB.
Zulfiadi berharap hunian sementara yang diserahkan dapat menjadi awal pemulihan bagi warga terdampak. “Mudah-mudahan pada hari ini, hari pertama bulan Ramadan, hunian sementara ini bisa bermanfaat bagi ibu dan bapak yang terkena dampak dari bencana longsor ini. Mudah-mudahan ke depan kehidupannya membaik,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).
Ia juga mengatakan, sejumlah huntara akan dibangun lagi di beberapa titik di Pasir Kuning.
