Bandung, IDN Times - Angka perceraian di Provinsi Jawa Barat masih masih cukup tinggi di setiap daerah. Penyebab perceraian tercatat beraneka ragam, mulai dari ketidakcocokan usai pernikahan, perselingkuhan, hingga masalah ekonomi. Dari data beberapa tahun terakhir, Kabupaten Indramayu menempati urutan pertama jumlah angka perceraian paling tinggi.
Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat terakhir pada 2024, angka pernikahan di Indramayu mencapai 14.025. Namun, di tahun tersebut juga angka perceraiannya tinggi mencapai 7.460. Dari jumlah tersebut cerai talak mencapai 1.864 kasus, sedangkan cerai gugat mencapai 5.596 kasus.
Pada tahun tersebut angka jumlah cerai juga tinggi di Kabupaten Bogor mencapai 6.291 kasus, Kabupaten Bandung 6.916 kasus, Kota Bandung 4.934 kasus.
