Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260127_095219.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Intinya sih...

  • Tim dokter diterjunkan di setiap site pencarian untuk memberikan vaksin dan vitamin kepada tim SAR Gabungan.

  • Pencarian korban longsor akan dievaluasi setelah tujuh hari, dengan Pemerintah Daerah Bandung Barat meminta dilakukan selama 14 hari.

  • Jumlah data korban bisa berubah, dengan 32 jiwa yang belum ditemukan dari total 48 kantung jenazah yang diamankan Tim SAR gabungan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Saat ini masih ada lebih dari 30 korban jiwa belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, saat ini tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian korban mulai mendapatkan suntikan vaksin dan pemberian vitamin agar mereka terhindar dari berbagai macam virus atau bakteri yang disebabkan dari jenazah korban longsor.

"Jadi kami dapat bantuan dari Kemenkes dan Dinkes terkait kesehatan kondisi tim SAR Gabunga. Artinya ada vitamin, vaksin, diberikan dan ini sangat berarti untuk para pencari," kata Ade, Selasa (27/1/2026) petang.

1. Tim dokter pun sudah ada di setiap site

Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Selain pemberian vaksin dan vitamin, tim kesehatan pun diterjunkan di setiap titik pencarian korban. Ini dilakukan demi mengantisipasi ketika ada pencari yang mengalami kurang sehat badan atau terjadi sesuatu saat mencari korban di Pasirlangu.

"Karena di lapangan ini ada potensi maka dari dinkes diterjunkan tim dokter atau kesehatan di setiap site pencarian sehingga ketika ada sesuatu bisa langsung turun membantu," kata dia.

2. Pencarian akan dievaluasi setelah tujuh hari

Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangun, Cisarua, Bandung Barat. Dok SAR Bandung

Untuk durasi pencaraian korban, lanjut Ade, Pemerintah Daerah Bandung Barat sudah meminta agar dilakukan selama 14 hari. Meski demikian nanti setelah tujuh hari pencarian tepatnya pada Juma t (30/1/2026), akan ada evaluasi.

"Jadi kami dari tim SAR gabungan sesuai ketentuan ini ikuti akan ada perkembangan mungkin di hari ke-7 akan evaluasi apakah perpanjangan atau gimana. Kalau sebelum 7 hari sudah ada penemuan korban semua bisa dihentikan, jadi tergantung pencaraian dan penemuan korban," paparnya.

3. Jumlah data korban bisa berubah

Pencarian dan identifikasi jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Dok/Istimewa

Dari data hingga pukul 18.00 WIB sudah ada 48 kantung jenazah yang diamankan Tim SAR gabungan. Dari total jumlah ini ada sekitar 32 jiwa yang belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Rabu (28/1/2026) Pukul 08.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa kondisi sembilan bodypack yang ditemukan dalam keadaan utuh, meskipun bau sudah mulai menyengat akibat proses alamiah.

“Kondisi sembilan bodypack yang ditemukan hari ini masih bagus karena suhu di lokasi cukup dingin. Namun untuk bau memang sudah menyengat,” ujar Ade Dian.

Ade juga menyampaikan adanya perubahan data primer berdasarkan laporan terbaru dari Incident Commander (IC). Ia menegaskan bahwa jumlah korban terdampak bersifat dinamis dan dapat berubah seiring perkembangan di lapangan.

“Dari laporan IC, jumlah korban terdampak sebanyak 155 jiwa, dengan 75 jiwa selamat, dan yang masih dalam pencarian sekitar 80 orang,” katanya.

Editorial Team