Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260126_174901.jpg
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Intinya sih...

  • Pencarian korban hilang longsor di Cisarua memasuki hari kedelapan

  • 3.675 personel dan 22 anjing pelacak dilibatkan dalam operasi SAR

  • 20 orang masih belum ditemukan, cuaca cerah diharapkan untuk kelancaran operasi pencarian

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pencarian korban hilang akibat longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari kedelapan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian untuk korban 20 orang yang kini masih berstatus hilang.

"Hari ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan tetap membagi tim menjadi tiga sektor, yakni sektor A, B dan C dengan metode pencarian baik manual, menggunakan anjing pelacak atau K9 ataupun alat berat," ujar Kepala Kantor SAR Bandung adalah Ade Dian Permana, Sabtu (31/1/2026).

1. Sebanyak 44 korban sudah teridentifikasi

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Ade mengatakan, tercatat sebanyak 3.675 personel yang melaksanakan operasi SAR pada bencana tanah longsor per hari ini, serta 17 unit excavator dan 22 anjing pelacak. Adapun total bodypack yang telah ditemukan hingga jumat (30/01) pukul 16.57 WIB yaitu sebanyak 60 bodypack.

"Dengan jumlah yang belum ditemukan yakni 20 jiwa dan teridentifikasi oleh DVI sebanyak 44 bodypack. Diharapkan semoga cuaca cerah dan mendukung sehingga operasi SAR bisa berjalan," ujarnya.

2. Pencarian dilanjutkan hingga Jumat pekan depan

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Ade pun mengimbau agar tim selalu mengedepankan keselamatan dan keamanan tim, waspada serta saling mengingatkan potensi bahaya saat pelaksanaan operasi SAR di lapangan, mengingat ancaman longsor susulan masih ada dan cuaca yang tidak dapat di prediksi.

"Berdasarkan arahan Kepala Basarnas, pencarian akan terus dilanjutkan menyesuaikan dengan waktu tanggap darurat yang sudah ditetapkan oleh Bupati Bandung Barat hingga Jumat (06/02) mendatang," kata dia.

3. Warga yang hilang mencapai 158 orang

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, berdasarkan laporan awal, jumlah korban yang dinyatakan hilang sebanyak 20 orang. Namun, seiring berjalannya waktu dan proses assessment lapangan oleh Search Management Cell (SMC), Incident Commander (IC), serta DVI, data korban terus mengalami dinamika.

"Informasi awal menyebutkan 113 orang terdampak dari 34 kepala keluarga. Namun perkembangan terakhir menunjukkan angka 158 warga yang dilaporkan hilang dari 35 kepala keluarga. Ini menjadi bagian dari dinamika operasi di lapangan," tuturnya, Jumat (30/1/2026).

Editorial Team