(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Pemkab Bandung Barat menyiapkan anggaran Rp7,3 miliar untuk penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu ini. Adapun dana berasal dari belanja tak terduga (BTT) APBD Tahun 2026. Ade menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk sepanjang masa tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu berlangsung selama dua pekan melalui surat Keputusan (SK) yang ditetapkan Bupati.
"Darurat bencana sudah ditetapkan oleh pak Bupati selama 14 hari. Kami sudah siapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari BTT," kata Ade Zakir yang juga bertugas sebagai Incident Commander atau IC, Bencana Longsor Pasirlangu saat dikonfirmasi.
Ade menyampaikan, anggaran itu nantinya akan difokuskan pada tiga klaster penanganan bencana yakni bidang kesehatan melalui Dinas Kesehatan yang mengakomodir masalah kesehatan pengungsi dan relawan, obat-obatan, peralatan medis dan sebagainya.
Selanjutnya, Dinas Sosial yang mengakomodir seputar pengelolaan logistik bantuan, penanganan pengungsi, pemulihan psikososial dan sebagainya, dan terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertugas mengakomodir logistik kebencanaan dan lainnya.
"Jadi kami koordinasi mulai dari pengobatan, identifikasi DVI, kebutuhan operasional alat berat, kebutuhan dapur umum, dan lainnya," ucap Ade Zakir.