Bandung, IDN Times - Ramadan sering dimaknai sebagai bulan menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu. Namun di tengah kekhusyukan itu, realitas sosial justru memperlihatkan meningkatnya konsumsi dan gaya hidup yang kian ekspresif selama bulan suci.
Fenomena tersebut menjadi latar diskusi dalam rangkaian Ramadan Baik Bersama Katadata yang digelar di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). Mengangkat tema Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan cuma Kaya Materi, acara ini menghadirkan penulis sekaligus pendakwah Husein Jafar Al Hadar.
Kegiatan yang berlangsung menjelang berbuka puasa itu mengajak audiens menata ulang cara memandang rezeki, kepemilikan, dan makna hidup. Ramadan tidak sekadar ritual tahunan, melainkan ruang refleksi untuk menimbang kembali apa arti cukup dan apa arti berbagi.
Dalam suasana santai namun reflektif, diskusi berkembang dari pengalaman personal hingga fenomena sosial masyarakat urban. Pesan yang mengemuka sederhana, tetapi relevan: menjadi kaya hati sering kali lebih menantang dibanding mengejar kaya materi.
