Bandung, IDN Times - Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi dan manajemen keuangan mulai mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini sejalan dengan bertumbuhnya ekosistem keuangan digital serta mudahnya akses terhadap berbagai produk finansial, baik dari lembaga resmi maupun penyedia layanan berbasis daring.
Namun, meningkatnya akses terhadap layanan keuangan tidak sepenuhnya berjalan tanpa risiko. Kasus penipuan digital, investasi ilegal, hingga manipulasi finansial berbasis online justru semakin meningkat dan menyasar masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat program edukasi yang tidak hanya mengedepankan penyampaian informasi, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan pengelolaan keuangan yang lebih bijak serta berkelanjutan.
Salah satu program strategis yang kembali diperkuat adalah Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, yang kini telah menjangkau ratusan juta peserta melalui ribuan program edukasi yang melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
