Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gempa Sukabumi M 5,3 Guncang Sebagian Bandung Raya
detik.com

Sukabumi, IDN Times - Gempa berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/9/2024) sekitar pukul 16:54 WIB. Beberapa warga merasakan getaran tersebut.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa tersebut berpusat di 7.81 Lintang Selatan (LS)-106.55 Bujur Timur (BT) atau 91 KM selatan Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 KM. Getaran gempa bumi ini juga dirasakan oleh sebagian masyarakat yang berada di wilayah Bandung Raya.

1. Warga rasakan getaran gempa

ilustrasi gempa (istock)

Salah satu warga, Sendi Susanti (34) warga Perum Taman Sari, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi turut merasakan getaran gempa. Dia mengatakan, getaran gempa dirasakan saat ia berada di dalam rumah.

"Saat itu sedang berada di dalam rumah nonton tv sama anak, tiba-tiba terasa guncangan, sempat keluar rumah juga," kata Sendi.

Tak hanya di Kota Sukabumi, gempa juga turut dirasakan warga di wilayah Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Getaran gempa bahkan dirasakan cukup besar.

"Kerasa guncangannya besar, dikira awalnya bukan gempa. Saat itu pajangan rumah yang menempel di dinding bergerak-gerak," kata Nuri Yasmin (26), warga Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

2. BMKG sebut gempa tak berpotensi tsunami

Beautynesia di Pinterest

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Daryono.

3. BPBD pantau dampak gempa

Ilustrasi gempa bumi (Pexels.com/Wilson Malone)

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim mengatakan, pihaknya masih memantau kondisi pasca terjadinya gempa oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK).

"Mudah-mudahan aman terkendali sambil dipantau di rekan-rekan P2BK," kata Medi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

v10 Oct 2026, 09:53 WIB