Malang bagi Persib Bandung, usai ditinggal pelatih utama Luis Milla dan para asistennya, tim ini sekarang harus menghuni zona degradasi setelah kalah pada pertandingan melawan PSM Makassar.
Terbang ke Pare-pare, untuk melawan PSM Makassar, Persib takluk dengan skor 3-0. Pada 45 menit pertama Persib bahkan harus tertiggal tiga gol lebih dulu dari Juku Eja. Pada 45 menit kedua, Persib sebenarnya mampu melesakan dua gol. Namun, PSM kembali memastikan kemenangan lewat gol di menit-menit akhir sehingga skor berkesudahan 4-2 untuk kemenanganan PSM.
Kondisi ini membuat Persib hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan yang sudah dilakoni. Persib akhirnya harus masuk ke zona degradasi dengan menempati urutan ke -16. Di bawahnya terdapat Arema Malang dengan raihan 1 poin dan Bhayangkara 0 poin.
Kedatangan sejumlah pemain baru di lini belakang seperti Putu Gede dan Alberto nampaknya belum memberikan dampak signifikan pada pertahanan Maung Bandung. Persib justru menjadi salah satu tim dengan angka kemasukan tertinggi, yaitu 10 gol. Meski mampu mencetak gol di seluruh laga, tapi Persib lebih banyak kebobolannya.
Otak-atik taktik pun dilakukan carateker Persib, Yana Sunarya, usai menggantikan Luis Milla. Di laga melawan PSM, Yaya terlihat memainkan skema 3-4-3 dan 4-4-2. Sayang perubahan taktik tersebut masih bisa diobrak-abrik oleh PSM Makassar.
Yana pun menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan 2-4 timnya dari PSM Makassar. Ini menjadi kekalahan pertama Persin pada musim ini. Atas hasil yng tidak diinginkan tersebut, Yaya pun meminta maaf kepada Bobotoh.