Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260102-WA0031.jpg
Empat orang tertimbun longsor saat pembangunan rumah di Kabupaten Sumedang. Dok, Istimewa

Intinya sih...

  • Pencarian korban longsor masih dilakukan

  • Hujan deras menghambat proses evakuasi dan pencarian

  • BMKG sudah memperingatkan potensi bencana longsor sebelumnya

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sumedang, IDN Times - Bencana longsor terjadi di wilayah RW 1 Desa Sempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2025). Akibatnya, empat warga tertimbun material longsor dan dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Moch Adip mengatakan, korban tertimpa material tanah ketika pembangunan rumah yang berada di lereng. Karena lahan untuk membangun ruma miring menyebabkan tanah yang kurang stabil dan terjadi longsoran mengakibatkan beberapa pekerja tertimbun tanah.

" Info sementara 3 pekerja dilaporan telah terevakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan 4 lainnya masih dalam pencarian tim SAR Gabungan.

1. Pencarian sedang dilakukan

Empat orang tertimbun longsor saat pembangunan rumah di Kabupaten Sumedang. Dok, Istimewa

Berdasarkan data sementara dari tim di lapangan, korban selamat atas nama Ahmid (71) dan Dian (41) dievakuasi ke RS Universitas Padajajaran dan Dahlan (42) dalam kondisi sehat masih berada di lokasi kejadian. Sedangkan korban dalam pencarian atas nama Ade, Ivan, Ujang dan Heri.

"Hingga pukul 16.00 WIB Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian terhadap 4 korban yang masih tertimbun longsoran," kata Adip.

2. Hujan deras melanda Sumedang

Empat orang tertimbun longsor saat pembangunan rumah di Kabupaten Sumedang. Dok, Istimewa

Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan kondisi di lokasi kejadian saat ini tengah hujan deras. Ia menyebut tim tengah melakukan proses evakuasi dan pencarian kepada korban.

"Di sini lagi hujan," kata dia.

3. BMKG sudah ingatkan potensi bencana

Hujan deras

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Teguh Rahayu melanjutkan satu pekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat berpotensi berawan di pagi hari. Selain itu, berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara siang sore dan malam hari.

"Saat ini Jawa Barat termasuk Bandung Raya sudah memasuki musim hujan. Dengan puncak musim hujan bervariasi mulai dari November 2025 hingga Maret 2026," kata dia.

Pihaknya juga mengingatkan waspada potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Jawa Barat dengan ketinggian antara 0,5 meter hingga 2 meter.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam sepekan ke depan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan," kata dia.

Editorial Team