Bandung, IDN Times - Perkembangan teknologi blockchain dan Web3 di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan teknologi terdesentralisasi, kebutuhan akan ruang edukasi yang inklusif juga semakin besar.
Hal itu mendorong hadirnya berbagai kolaborasi antara dunia akademik dan industri untuk memperluas literasi digital. Salah satunya melalui peresmian Web3 Education Center (WEC) Blockchain Lab di Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Pusat edukasi tersebut merupakan hasil kolaborasi Universitas Kristen Petra dan IDNFT yang turut didukung Upbit Indonesia. Kehadirannya ditujukan sebagai ruang belajar dan eksplorasi teknologi blockchain, Web3, kripto, hingga kecerdasan buatan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.
Selain menjadi fasilitas edukasi, WEC juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan talenta digital di lingkungan kampus. Kehadiran laboratorium ini disebut menjadi langkah awal membangun ekosistem inovasi berbasis blockchain di Indonesia.
