Bandung, IDN Times — Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia membuka peluang pendapatan baru bagi jutaan masyarakat, termasuk mitra pengemudi dan pelaku UMKM transportasi daring. Selama lebih dari satu dekade, ekosistem ini turut menggerakkan aktivitas ekonomi harian di berbagai daerah.
Di tengah perkembangan tersebut, perlindungan dan keberlanjutan mitra menjadi isu penting. Pemerintah pun terus mendorong ekonomi digital yang inklusif, sejalan dengan penguatan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal.
Mengawali 2026, Grab menegaskan komitmen dukungan senilai Rp100 miliar melalui inisiatif Grab untuk Indonesia. Program ini dirancang dalam tiga babak untuk mendampingi mitra pengemudi, mulai dari perlindungan sosial, apresiasi, hingga peluang pengembangan diri.
Peluncuran inisiatif tersebut digelar di Jakarta pada Selasa (13/1/2026) dan dihadiri perwakilan pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, manajemen Grab Indonesia, serta mitra pengemudi. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kolaborasi pemerintah dan swasta dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital.
